Alat dan Bahan Tufting yang Wajib Disiapkan oleh Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tufting adalah sebuah teknik kerajinan tangan yang membuat pola dengan benang pada kain.
Pertanyaannya, alat dan bahan tufting apa saja yang harus disiapkan untuk menerapkan teknik ini? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya yang bisa dijadikan panduan.
Alat dan Bahan Tufting yang Wajib Disiapkan
Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, teknik tufting memiliki hasil akhir yang unik, yaitu berupa rumbai-rumbai benang yang membentuk desain yang menarik.
Tufting juga bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan menghilangkan stres karena menjadi wadah untuk mengekspresikan kreativitas dan kepuasan diri.
Sebenarnya, teknik ini sudah ada sejak tahun 1895, dan awalnya digunakan untuk industri pembuatan karpet dan selimut. Namun, saat ini tufting sudah makin populer sebagai salah satu bentuk seni dan kerajinan yang bisa dibuat oleh siapa saja.
Jika tertarik untuk mencobanya, berikut adalah beberapa alat dan bahan tufting yang wajib disiapkan sebelumnya,
1. Bingkai
Bingkai berupa kayu digunakan untuk menopang kain agar saat proses pengerjaan, kain tidak berpindah-pindah tempat. Bingkai tersebut bisa dibuat sendiri atau dibeli di toko kerajinan.
2. Pistol Tufting
Pistol tufting adalah sebuah mesin yang digunakan untuk "menanamkan" benang pada kain. Alat ini bisa bergerak ke atas dan ke bawah dengan cepat untuk menjahit benang mengikuti pola yang diinginkan. Pistol tufting bisa dibeli secara online atau di toko kerajinan.
3. Benang
Benang adalah bahan dasar yang dibutuhkan dalam membuat kerajinan tufting. Berbagai warna dan tekstur benang ada untuk merealisasikan bentuk yang diinginkan.
Benang yang biasa digunakan adalah benang wol, karena memiliki ketebalan dan kelembutan yang cocok untuk tufting.
4. Kain
Kain yang digunakan untuk tufting harus cukup tebal agar hasil akhir tufting maksimal.Biasanya, jenis kain yang digunakan adalah kain pendukung primer khusus, yang terbuat dari bahan baku polypropylene.
Kain ini memiliki lubang anyaman yang sesuai dengan ukuran jarum pistol tufting.
5. Lem Lateks
Lem lateks digunakan untuk merekatkan benang pada bagian belakang kain agar hasil akhirnya lebih kokoh dan jahitan tidak mudah lepas.
6. Kain Liner atau Bahan Pelapis
Kain liner atau bahan pelapis digunakan untuk menutupi permukaan bagian belakang kain setelah diberi lem lateks. Bahan ini bisa berupa kain felt, kanvas, bor, atau bahan lain yang kuat dan tahan aus.
Baca juga: Teknik Menyulam yang Efektif Untuk Pemula
Itulah sejumlah alat dan bahan tufting yang wajib disiapkan oleh pemula. (WWN)
