Apa Itu Metode Grafting? Ini Pengertian dan Cara Melakukannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Metode grafting adalah salah satu bentuk perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan menggabungkan dua tanaman yang masih hidup.
Rahmatika dan Setyawan dalam Kompatibilitas Batang Bawah dengan Batang Atas pada Metode Grafting Tanaman Durian (Durio zibethinus Murr) mengungkapkan bahwa metode grafting adalah metode menggabungkan batang bawah serta atas tanaman berbeda untuk membentuk tanaman baru.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu metode grafting, baca artikel ini sampai selesai.
Apa Itu Metode Grafting?
Proses pembentukan tanaman baru bisa dilakukan secara vegetatif dengan dua cara, yaitu metode grafting dan okulasi.
Adapun metode grafting adalah cara perbanyakan vegetatif buatan yang dilakukan dengan menggabungkan batang atas dan bawah pada tanaman berbeda.
Metode grafting juga disebut dengan metode sambung pucuk. Tujuan metode grafting adalah untuk membantu menjaga kesehatan tumbuhan, mencegah serangan penyakit, dan memunculkan sifat tanaman yang diinginkan.
Cara Melakukan Metode Grafting
Untuk menerapkan metode grafting, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh petani. Adapun cara melakukan metode grafting adalah.
Silakan siapkan peralatan yang dibutuhkan terlebih dulu, seperti pisau, tisu, nampan, dan alat pemotongan.
Siapkan juga bahan-bahannya, seperti kantong plastik, lilin penutup luka, serta calon batang bagian bawah dan atas.
Silakan tajamkan pisau terlebih dulu untuk memudahkan proses pemotongan.
Setelah itu, ambil calon batang tanaman secara hati-hati.
Lakukan penyayatan miring dengan membentuk huruf V. Perlu diingat, sebaiknya petani hanya melakukan sekali sayatan saja.
Siapkan root stock dengan memotong bagian tanaman yang telah disesuaikan dengan scion.
Setelah itu, sambungkan bagian scion pada root stock dan pastikan jika kambium keduanya saling terhubung.
Selanjutnya, ikat keduanya menggunakan tali maupun pita. Pastikan bahwa keduanya telah diikat secara erat agar sambungan tidak terlepas.
Apabila sudah, tutup tanaman dengan plastik bening untuk menjaga kestabilan suhu tanaman dan memastikan bahwa kondisinya tetap lembap.
Apabila scion telah tumbuh tunas sekitar 3 cm, maka kamu bisa mulai membuka plastiknya secara perlahan.
Sementara itu, jika tumbuhan telah kuat dan menyatu sempurna, kamu dapat melepaskan pita yang digunakan untuk menyambungkan tanaman.
Terakhir, singkirkan bagian stock agar pertumbuhan tanaman lebih fokus pada tanaman induknya dan jangan lupa melakukan pengamatan secara rutin.
Demikian penjelasan mengenai apa itu metode grafting dan cara melakukannya. [ENF]
