Apa Itu Tektok? Ini Arti dan Rekomendasi Gunung untuk Pendakian

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tektok merupakan istilah yang pasti didengar oleh para pendaki, tetapi tidak semua orang awam mengetahuinya. Apa itu tektok? Tektok adalah kegiatan pendakian yang dilakukan selama satu hari atau pulang pergi.
Biasanya pendakian tektok dilakukan oleh para pendaki yang memiliki waktu terbatas. Mengingat pendakian pada umumnya membutuhkan waktu dua sampai tiga hari, sehingga pendakian tektok sering dipilih karena lebih efektif.
Apa Itu Tektok?
Tektok merupakan istilah dalam dunia pendaki untuk menggambarkan perjalanan pendakian dalam waktu singkat. Dikutip dari buku Panduan Teknis Pendakian Gunung. Edisi 3 karya Hendri Agustin, pendakian tektok ini dilakukan satu hari atau pulang pergi tanpa mendirikan tenda untuk menginap.
Meski tergolong singkat, tetapi menantang nyali pendaki untuk mencapai puncak gunung sampai kembali ke titik awal pendakian dalam waktu terbatas. Tentunya ini sangat menguji ketahanan, stamina, dan kemampuan navigasi yang baik.
Banyak pendaki yang lebih tertarik melakukan pendakian tektok daripada pendakian konvensional. Hal ini karena pendakian tektok menuntut setiap pendaki untuk melakukan perencanaan waktu dan manajemen kecepatan dengan tepat.
Pendakian tektok sifatnya dilakukan pulang pergi di hari yang sama, sehingga lebih ringan dan cepat. Apalagi peralatan yang harus dibawa relatif sedikit seperti air, makanan ringan, dan perlengkapan keselamatan dasar.
Rekomendasi Gunung untuk Pendakian Tektok
Jika tertarik untuk melakukan pendakian tektok, maka jangan sembarangan mendatangi gunung, apalagi gunung dengan ketinggian di atas 2.000 MDPL. Sebaiknya datangi beberapa rekomendasi gunung yang cocok untuk tektok berikut.
1. Gunung Nglanggeran, Yogyakarta
Pertama ada Gunung Nglanggeran di kawasan karst Baturagung Yogyakarta dengan ketinggian 700 MDPL yang berupa deretan gunung batu raksasa.
2. Gunung Pulosari Banten
Jika sedang berwisata di Banten, tidak ada salahnya untuk melakukan pendakian tektok di Gunung Pulosari dengan ketinggian 1.346 MDPL.
3. Gunung Parang, Jawa Barat
Terakhir ada Gunung Parang di Jawa Barat dengan ketinggian 890 MDPL yang memiliki jalur Ferrata tertinggi di Asia Tenggara.
Apa itu tektok? Dapat disimpulkan bahwa tektok adalah kegiatan pendakian yang dilakukan selama satu hari atau tanpa menginap. Banyak gunung di Indonesia yang cocok untuk pendakian tektok dengan pemandangan indah dan medan penuh tantangan.(DSI)
