Konten dari Pengguna

Apa Kegunaan Drawing Pen dalam Menggambar? Ini Penjelasannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menggambar dengan drawing pen. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggambar dengan drawing pen. Sumber foto: Unsplash

Dalam menggambar, dibutuhkan sebuah alat bernama drawing pen. Pulpen ini banyak digunakan untuk membuat sketsa gambar, dan memberikan garis finishing setelah gambar selesai diwarnai.

Drawing pen sendiri dijual dengan aneka warna dan ukuran. Pulpen ini termasuk laris di pasaran karena bisa memiliki banyak manfaat dan bisa digunakan oleh siapa saja mulai dari arsitek hingga insinyur.

Kegunaan Drawing Pen dalam Menggambar

Ilustrasi menggambar dengan drawing pen. Sumber foto: Unsplash

Drawing pen adalah pulpen yang digunakan dalam membuat sketsa gambar dan memberikan garis finishing setelah selesai diwarnai. Pulpen ini memiliki karakteristik tinta yang pekat.

Karena itu, membuat garis menggunakan drawing pen akan sangat rapi dan konsisten. Tak heran jika pulpen jenis ini dipakai oleh siapa saja dari pembuat komik, arsitek, hingga insinyur.

Bagi seorang pemula yang membutuhkan cara untuk memilih drawing pen dengan benar, berikut ini sejumlah tips yang bisa digunakan:

1. Mengenal Jenisnya

Di pasaran terdapat dua jenis drawing pen yang beredar, yakni technical drawing pen dan fineliner drawing pen. Walau terlihat sama, keduanya memiliki bahan dan fungsi yang berbeda.

Technical drawing pen adalah jenis pulpen yang biasa dipakai oleh arsitek untuk menggambar sebuah arsitektur dan gambar teknik. Sebab, jenis ini dapat emnghasilkan garis tipis dengan tebal yang stabil dan konsisten.

Sementara untuk fineliner drawing pen, jenis ini lebih biasa digunakan oleh pemula. Sebab, mata pena berbahan plastik dan tidak perlu diisi ulang.

2. Pilih Sesuai Ketebalan

Umumnya drawing pen memiliki ketebalan dari 0,03 mm sampai 1,5 mm. Karena itu, pilih ketebalan yang sesuai dengan kebutuhan. Jika untuk mengarsir, maka pilih drawing pen dengan ketebalan 0,03 mm.

Jika untuk menebalkan garis utama sebuah gambar, maka pilih jenis ketebalan 0,7 mm-1,5 mm. Sementara untuk membuat kaligrafi, maka pilih ketebalan 0,3 mm-1,5 mm.

3. Tentukan Jenis Tinta

Langkah selanjutnya dalam memilih drawing pen adalah menentukan jenis tinta. Ada dua jenis tinta yang beredar di pasaran, yakni tinta dye dan pigmen.

Tinta dye umumnya paling sering digunakan, warnanya cerah namun tidak tahan air. Sementara tinta pigmen memiliki warna pekat namun tahan terhadap air.

Itulah beberapa kegunaan drawing pen dalam proses menggambar. (RAF)