Apa Kucing Boleh Makan Tempe? Ini Jawabannya

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
2 April 2024 23:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tempe untuk kucing. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tempe untuk kucing. Sumber foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Apa kucing boleh makan tempe? Pertanyaan ini masih menjadi salah satu pembahasan menarik di kalangan pecinta kucing.
ADVERTISEMENT
Bagaimana tidak, tempe dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang mengandung banyak khasiat, terutama bagi kesehatan manusia.
Namun, apakah tempe juga efektif untuk menjaga kesehatan hewan, seperti kucing? Temukan jawabannya di sini.

Apakah Kucing Boleh Makan Tempe?

Ilustrasi kucing makan tempe. Sumber foto: Unsplash
Dikutip dari buku 101 Resep Makanan Khas Indonesia; Steak Tempe karya Zam Zam, tempe merupakan makanan khas Indonesia yang dibuat dari fermentasi kedelai atau kapang Rhizopus.
Makanan ini sendiri dikenal memiliki banyak manfaat untuk makhluk hidup karena menjadi salah satu sumber protein dan serat yang baik. Ditambah lagi, ia mengandung vitamin dan mineral yang bagus untuk menjaga kesehatan manusia serta hewan seperti kucing.
Sebenarnya, memberikan tempe kepada kucing boleh saja dilakukan asal porsi dan frekuensi yang diberikan sudah sesuai. Sama seperti makanan manusia lainnya, tempe juga memiliki dampak yang cukup signifikan bagi kesehatan kucing, terutama jika diberikan setiap hari.
ADVERTISEMENT
Sebaiknya, berikan tempe ketika kucing mengalami masalah pencernaan. Karena tempe adalah makanan yang mengandung probiotik sehingga bagus dalam mengobati dan mencegah ketidakseimbangan mikroba baik dalam tubuh.

Dampak Memberikan Tempe Pada Kucing

Tempe merupakan olahan kedelai yang sebagian besar mengandung senyawa flavonoid. Senyawa ini bisa memengaruhi kesehatan hewan, serta menimbulkan hipertiroidisme, yakni penyakit yang muncul karena hormon berlebihan dan membuat bentuk kupu-kupu di leher.
Selain itu, kucing juga bisa terkenal alergi kedelai, yang menjadi bahan utama pembuatan tempe. Jika sudah terkena penyakit ini, kucing akan mengalami gatal-gatal, iritasi, rambut rontok, muntah-muntah, hingga diare.
Jadi, apa kucing boleh makan tempe? Jawabannya iya. Meski begitu, pemberian tempe ini perlu diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan kucing.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, tempe yang diberikan terlalu sering bisa membuat kucing mengalami masalah pada kesehatan.
Oleh karena itu, makanan ini tidak bisa dijadikan sebagai pakan sehari-hari agar kesehatan tubuh dan fisik kucing tetap terjaga. (RN)