Konten dari Pengguna

Apakah Aglonema Harus Kena Sinar Matahari? Cek di Sini

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aglonema. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aglonema. Sumber foto: Unsplash

Pada dasarnya, tanaman membutuhkan sinar matahari untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun, apakah aglonema harus kena sinar matahari?

Aglonema atau sri rezeki merupakan tanaman hias yang banyak disukai karena keindahannya. Meski begitu, keindahan tersebut bisa sirna bila terkena paparan sinar matahari yang menyengat. Untuk lebih jelasnya, simak selengkapnya di sini.

Apakah Aglonema Harus Kena Sinar Matahari?

Ilustrasi aglonema. Sumber foto: Unsplash

Dikutip dari laman Housing, aglonema merupakan tumbuhan populer dari keluarga Araceae, yang berasal dari daerah tropis dan subtropis Asia. Ciri khas mereka adalah daunnya yang indah dan unik.

Meski berasal dari daerah tropis, aglonema sebenarnya tidak harus atau tidak membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh dengan baik. Karena itu, tanaman ini sering dijadikan sebagai tanaman hias indoor.

Justru, sinar matahari yang berlebihan bisa sangat berbahaya untuk aglonema. Ada beberapa dampak buruk pada aglonema yang disebabkan paparan sinar matahari berlebihan. Berikut penjelasannya.

1. Daun Menguning

Salah satu bahaya paparan sinar matahari untuk aglonema adalah daun menguning. Ketika aglonema terkena sinar matahari langsung dalam waktu yang lama, daun-daunnya bisa mengalami stres.

Stres inilah yang menyebabkan pigmen hijau pada daun rusak. Akibatnya, daun mulai menguning. Menguningnya daun tidak hanya mengurangi keindahan tanaman, tetapi juga menandakan bahwa ia sedang tidak sehat.

2. Daun Terbakar

Paparan sinar matahari pada aglonema juga dapat membuat daunnya terbakar. Jika terlalu lama terkena matahari, daun aglonema akan mengalami luka bakar dan akhirnya menimbulkan bintik-bintik cokelat atau hitam. Akibatnya, tampilan mereka jadi kurang enak.

3. Warna Memudar

Warna daun aglonema yang cerah dan menarik adalah salah satu daya tarik utama tanaman ini. Namun, paparan sinar matahari dalam waktu yang lama dapat menyebabkan warna daun memudar.

Sinar matahari yang terlalu kuat dapat merusak pigmen warna pada daun, membuatnya menjadi kusam dan kurang menarik.

4. Cepat Layu

Efek paparan sinar matahari bagi aglonema terakhir adalah membuat daun cepat layu. Hal ini disebabkan oleh kelembaban daun yang cepat menguap, sehingga membuatnya kering.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa aglonema tidak harus terkena sinar matahari untuk tumbuh. Justru cahaya matahari berlebihan bisa merusak keindahan dan keunikannya. (RN)