Apakah Aquarium Baru Bisa Langsung Diisi Ikan? Inilah Jawabannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah aquarium baru bisa langsung diisi ikan? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pemula yang baru memulai hobi aquascaping atau memelihara ikan.
Meskipun tampak siap digunakan, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum mengisi aquarium baru dengan ikan.
Apakah Aquarium Baru Bisa Langsung Diisi Ikan?
Bagi pemula yang baru pertama kali membeli aquarium, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah aquarium baru bisa langsung diisi ikan?
Meskipun terlihat seperti tempat yang siap menampung ikan, kenyataannya ada beberapa proses penting yang harus dilakukan sebelum menambahkan ikan ke dalamnya.
Dikutip dari jurnal Pelatihan Pembuatan Akuarium Mini Dan Teknik Pemeliharaan Ikan Hias Di Kecamatan Alang-Alang Lebar oleh Meika Puspita (2019), akuarium adalah tempat yang relatif mudah dalam hal perawatan untuk memelihara ikan.
Akuarium dapat digunakan untuk budidaya ikan air tawar maupun ikan laut, serta dalam kegiatan pembenihan dan pemeliharaan ikan hias.
Selain sebagai tempat untuk budidaya, akuarium juga berfungsi sebagai penghias ruangan, yang keindahannya bisa dinikmati oleh para penggemarnya.
Setelah aquarium baru dipasang, ada proses yang disebut cycling yang harus dilalui sebelum ikan bisa dimasukkan.
Proses ini memungkinkan ekosistem dalam aquarium berkembang dengan baik, di mana bakteri pengurai yang bermanfaat dapat tumbuh dan membantu mengubah amonia (yang dihasilkan oleh sisa makanan, kotoran ikan, dll) menjadi nitrat yang lebih aman.
Tanpa bakteri pengurai ini, amonia dapat menumpuk di dalam air dan menyebabkan keracunan yang berbahaya bagi ikan.
Jika ikan langsung dimasukkan ke dalam aquarium yang belum menjalani proses cycling, mereka dapat terpapar kadar amonia yang berlebihan, yang dapat menyebabkan stres, sakit, bahkan kematian pada ikan.
Proses Mempersiapkan Aquarium Baru
Proses mempersiapkan akuarium baru dimulai dengan membersihkan akuarium dan semua peralatan seperti filter, pemanas, dan lampu menggunakan air bersih, hindari sabun atau bahan kimia.
Setelah itu, isi akuarium dengan air yang sudah disaring atau air ledeng yang sesuai, dan periksa kualitas air seperti pH, suhu, dan kadar amonia.
Proses cycling kemudian dimulai, di mana bakteri pengurai berkembang untuk mengubah amonia menjadi nitrat yang lebih aman, biasanya memakan waktu 3-6 minggu.
Selama proses ini, pastikan untuk memantau kualitas air dan mengganti sebagian air setiap minggu. Setelah cycling selesai dan kualitas air stabil, ikan bisa ditambahkan secara bertahap untuk memastikan filter dan bakteri pengurai dapat menangani beban biologi dari ikan.
Itulah jawaban apakah aquarium baru bisa langsung diisi ikan, proses diatas memungkinkan bakteri pengurai berkembang, sehingga kualitas air menjadi aman bagi ikan. (shr)
Baca Juga: 3 Perbedaan Joran Carbon dan Fiber yang Wajib Diketahui sebelum Membeli
