Konten dari Pengguna

Apakah Cakaran Kelinci Berbahaya? Berikut Jawabannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Cakaran Kelinci Berbahaya? Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Cakaran Kelinci Berbahaya? Sumber: Unsplash

Apakah cakaran kelinci berbahaya? Pertanyaan ini banyak diajukan oleh mereka yang banyak berinteraksi dengan hewan tersebut.

Dikutip dari buku Hobi Merawat dan Beternak Kelinci, kelinci merupakan hewan lucu dengan banyak manfaat. Hewan satu ini berkembang biak sangat cepat. Kelinci dapat dijadikan peliharaan maupun sebagai bahan makanan.

Bagi mereka yang banyak berinteraksi dengan kelinci, tentu terdapat risiko terkena cakaran. Lantas, apakah cakaran tersebut berbahaya?

Apakah Cakaran Kelinci Berbahaya?

Ilustrasi Apakah Cakaran Kelinci Berbahaya? Sumber: Unsplash

Cakar kelinci berukuran besar dan kokoh dengan fungsinya menggali lubang ketika berada di alam liar. Kelinci juga menggunakan cakarnya untuk membela diri saat merasa terancam. Bagi mereka yang banyak berinteraksi dengan kelinci, tentunya terdapat risiko terkena cakaran.

Secara umum, cakaran kelinci tidak berbahaya karena goresannya tidak dalam. Namun, tetap ada potensi terkena infeksi. Kelinci bisa membawa serta menularkan penyakit bernama tularemia. Penyakit ini bisa menginfeksi manusia melalui cakaran.

Tularemia merupakan infeksi bakteri dengan gajala seperti flu pada manusia. Apabila tidak segera ditangani, penyakit ini akan menyebabkan kematian. Adapun gejalanya, yakni demam, lesi, menggigil, muntah, kelelahan, pneunomina, sampai radang kelenjar getah bening.

Selain itu, cakaran kelinci juga bisa menyebabkan tertularnya kurap, infeksi jamur yang umum terjadi. Gejalanya, yakni kulit melepuh, kemerahan, bersisik, dan gatal. Risiko paling berbahaya dari cakaran kelinci adalah encephalitozoon cuniculi, yakni parasit dalam urin kelinci.

Parasit tersebut dapat ditularkan melalui cakaran karena kelinci sering kali berjalan di atas kotorannya sendiri. Gejala dari encephalitozoon cuniculi, yakni sakit kepala, penglihatan kabur, kebingungan mental, kejang, kerusakan otak, sampai kematian.

Walaupun cakaran kelinci jarang menyebabkan infeksi serius, namun jika ditemukan gejala tertentu setelah tercakar, sebaiknya segera pergi ke dokter. Hal ini bertujuan supaya infeksi yang diderita tidak semakin parah dan berbahaya.

Bekas cakaran harus segera dibersihkan menggunakan sabun antibakteri serta tidak melakukan kontak dengan hewan lainnya sampai penyakit benar-benar sembuh.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai apakah cakaran kelinci berbahaya.(LAU)