Konten dari Pengguna

Apakah Cocopeat Bisa Langsung Digunakan? Ini Penjelasannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cocopeat pada tanaman. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cocopeat pada tanaman. Sumber foto: Pixabay

Banyak pecinta tanaman yang penasaran, apakah cocopeat bisa langsung digunakan? Sebagai limbah organik, tentunya cocopeat perlu diolah terlebih dahulu, agar menjadi barang berkualitas.

Cocopeat merupakan bagian dari kelapa yang kerap dianggap sebagai limbah. Namun, ternyata limbah ini bisa memberikan sejumlah manfaat, jika diolah dengan benar. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya di sini.

Apakah Cocopeat Bisa Langsung Digunakan pada Tanaman?

Ilustrasi cocopeat. Sumber foto: Unsplash

Bagi pembudidaya tanaman hidroponik, tentu sudah tidak asing lagi dengan cocopeat, yakni media tanam bersifat organik. Karena terbuat dari sabut kelapa, ia sangat murah dan mudah ditemukan.

Dikutip dari buku Agribisnis Hidroponik Bagi Entrepreneur oleh Akhmad Baihaqi dkk, cocopeat biasanya memiliki pH stabil dan sifat mudah menyerap air. Jadi, ia dianggap sebagai media tanam terbaik.

Namun, apakah cocopeat bisa langsung digunakan? Tentunya, tidak. Supaya bisa memberikan hasil yang maksimal, cocopeat perlu melewati beberapa proses persiapan tertentu, meliputi steril, pencucian, dan pengeringan.

Untuk melakukannya, pembudidaya bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Sterilisasi

Pertama-tama, sebelum menggunakan cocopeat, sebaiknya lakukan sterilisasi terlebih dahulu. Tujuannya untuk membunuh bakteri, jamur, dan hama yang terkandung di dalamnya.

Proses ini sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan pada tanaman, yang biasa disebabkan oleh mikroorganisme tidak terlihat. diinginkan.

Untuk sterilisasi, pembudidaya bisa menggunakan metode uap dan pencucian berkali-kali.

2. Proses Mencuci

Mencuci cocopeat sangat penting dalam menghilangkan sisa-sisa garam dan kotoran yang tersisa. Garam pada cocopeat harus dihilangkan karena berpotensi merusak akar tanaman.

Untuk mencucinya, pembudidaya bisa merendam cocopeat menggunakan air bersih selama beberapa menit. Lakukan hal ini berulang kali, sampai tidak ada residu.

3. Keringkan

Tahap terakhir, lakukan pengeringan pada cocopeat yang sudah bersih. Kelembapan berlebih harus dihindari, agar jamur dan pembusukan pada akar tanaman bisa dicegah.

Pembudidaya bisa menjemur cocopeat di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan pengering untuk mempercepat proses ini. Pastikan, cocopeat benar-benar kering sebelum digunakan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa cocopeat tidak bisa langsung digunakan sebagai media tanam. Agar hasilnya maksimal, perlu dilakukan beberapa proses sederhana. (RN)