Apakah Jamur Kucing Bisa Menular ke Manusia? Ketahui Faktanya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah jamur kucing bisa menular ke manusia? Bagi yang baru pertama kali memelihara kucing, sebaiknya perlu berhati-hati terhadap masalah jamur pada hewan lucu tersebut.
Dikutip dari buku Solusi Permasalahan Kucing karya drh. Widya Setiawati, penyakit infeksi jamur yang biasa dialami hewan kucing menggemaskan tersebut ternyata bisa menular pada manusia.
Untuk mengetahui apakah jamur kucing bisa menular ke manusia, simak pembahasannya berikut ini.
Apakah Jamur Kucing Bisa Menular ke Manusia?
Dalam istilah medis, penyakit jamur pada kucing biasa disebut dengan dermatophytosis atau ringworm.
Walaupun infeksi ini disebut sebagai ringworm, tetapi infeksi ini tidak ada hubungan dengan paparan cacing sama sekali. Penyakit tersebut umumnya disebabkan oleh jamur yang bernama Microsporum Canis (M. Canis).
Apabila kucing peliharaan terindikasi terkena infeksi jamur, berhati-hatilah. Karena infeksi jamur tersebut dapat berpindah dari tubuh kucing ke kulit manusia saat terjadi kontak fisik.
Selain itu, manusia juga dapat tertular ringworm ketika menyentuh barang yang pernah terpapar dari bulu kucing yang terinfeksi jamur.
Jika infeksi jamur ini menjangkiti pada kulit manusia, nantinya akan muncul ruam berwarna merah, gatal, dan berbentuk melingkar dengan tampakan kulit yang lebih jelas di tengah.
Gejala Infeksi Jamur Kucing ke Manusia
Adapun gejala dari infeksi jamur kucing ke manusia, antara lain:
Muncul ruam berbentuk cincin dan bersisik. Umumnya muncul di bokong, badan, lengan, serta kaki.
Bisa terasa gatal.
Di lokasi ruam yang berbentuk cincin juga bisa muncul benjolan berwarna merah.
Ruam yang muncul saling tumpang tindih.
Cara Mengatasi Infeksi Jamur pada Kucing
Umumnya, gejala infeksi jamur tersebut bisa diatasi dengan obat antijamur untuk mencegah penyebarannya di seluruh tubuh kucing.
Namun, jika infeksi jamur semakin parah dan obat antijamur yang digunakan tidak ampuh, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
Jangan lupa untuk menjaga kebersihan rumah, misalnya dengan rutin membersihkan lantai, sofa, serta barang lainnya yang biasa kucing sentuh di rumah.
Pastikan juga sirkulasi udara di dalam ruangan rumah baik supaya tidak lembap. Tempat yang lembap akan membuat perkembangbiakan jamur semakin mudah terjadi.
Demikian penjelasan mengenai fakta apakah jamur kucing bisa menular ke manusia. (ARH)
