Apakah Komik Termasuk Karya Sastra? Ini Definisi dan Cirinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah komik termasuk karya sastra? Komik adalah jenis karya sastra bergambar yang bisa dibuat dalam bentuk cetak maupun digital. Susunan komik umumnya berupa gambar-gambar yang ditata secara berurutan untuk membentuk cerita.
Soedarso dalam penelitiannya yang bertajuk Komik: Karya Sastra Bergambar menyebutkan bahwa komik adalah jenis karya sastra bergambar yang menjadi media komunikasi sekaligus pembelajaran.
Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai apakah komik termasuk karya sastra, simak informasi lengkapnya dalam bacaan berikut.
Pengertian Komik
Apakah komik termasuk karya sastra? Jadi, komik adalah suatu karya sastra yang berisi cerita disertai gambar dan disusun secara berurutan. Hal ini membuat tampilan karya seni ini terasa lebih menyenangkan dan hidup karena dipenuhi dengan susunan gambar.
Tujuan pemberian gambar pada komik adalah untuk membantu pembaca dalam menggambarkan jalan cerita dan membuat kegiatan membaca terasa lebih menyenangkan. Maka dari itu, susunan gambar dalam komik harus disusun dengan tepat agar bisa terbaca secara urut.
Di sisi lain, komik biasanya disukai oleh anak-anak, terlebih lagi saat orang tua sedang memperkenalkan anak dengan kegiatan membaca. Hal ini perlahan-lahan bisa membuat anak gemar membaca.
Ciri-ciri Komik
Terdapat sejumlah ciri-ciri khusus dari komik yang membedakannya dengan karya sastra lainnya. Adapun ciri-ciri komik adalah:
1. Panel
Salah satu ciri-ciri komik adalah panel. Komik yang memiliki cerita singkat membutuhkan panel guna menjabarkan ceritanya. Di samping itu, fungsi panel sendiri adalah untuk mengiringi komik dengan alur cerita panjang.
2. Volume
Ciri-ciri komik selanjutnya adalah dari segi volumenya. Pada dasarnya, volume komik cenderung berbeda-beda, seperti komik strip dalam bentuk cerita pendek serta biasanya diterbitkan melalui surat kabar.
Selain itu, komik strip umumnya tidak diterbitkan dalam bentuk volume, tetapi mempunyai alur cerita yang lebih besar. Di sisi lain, komik juga mempunyai halaman beragam.
3. Tipografi
Ciri-ciri komik berikutnya adalah tipografi. Dalam komik, tipografinya digunakan untuk mengekspresikan melebihi ucapan dan kerap menggunakan karakter maupun nada.
4. Gelembung Dialog
Ciri-ciri komik lainnya adalah gelembung dialog. Dalam komik, setiap dialog menggunakan gelembung yang berisi ucapan dari karakter di cerita tersebut.
5. Babak
Ciri-ciri komik yang terakhir adalah babak. Umumnya, komik mempunyai 3-4 babak di ceritanya. Komik yang terdiri atas tiga babak umumnya terdiri atas konfrontasi, pengaturan, serta resolusi. Di sisi lain, pada struktur empat babak terdiri atas babak ketiga yang terbagi ke dalam dua babak berbeda.
Demikian informasi penting mengenai apakah komik termasuk karya sastra dan ciri-cirinya. [ENF]
