Konten dari Pengguna

Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah kucing boleh makan keju. Sumber: Elina Volkova/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah kucing boleh makan keju. Sumber: Elina Volkova/pexels.com

Apakah kucing boleh makan keju? Pertanyaan ini mungkin akan diajukan oleh para pemilik anabul baru. Pasalnya, keju mengandung susu yang boleh jadi berbahaya terhadap kesehatan kucing.

Aulia, Na'imah, dan Diana dalam Indonesian Journal of Early Childhood menegaskan bahwa kucing boleh diberikan keju dengan takaran yang sedikit dan intensitas yang tidak sering.

Untuk mengetahui jawaban atas apakah kucing boleh makan keju, baca artikel ini sampai habis.

Apakah Kucing Boleh Makan Keju?

Ilustrasi apakah kucing boleh makan keju. Sumber: Tabitha Mort/pexels.com

Pada dasarnya, kucing memiliki penciuman yang tajam. Sehingga saat pemilik hewan peliharaan ini membuka bungkus keju, maka kucing akan langsung penasaran

Biasanya, kucing juga akan menganggap jika keju adalah makanannya meskipun pemiliknya tidak pernah menyajikannya untuknya.

Lantas, apakah kucing boleh makan keju? Pada dasarnya, keju adalah salah satu makanan yang harus dihindari untuk kucing, apalagi jika kucing mengidap lactose intolerant.

Di samping itu, mayoritas jenis keju terbuat dari susu sapi dan banyak kucing yang alergi terhadapnya.

Namun, apabila ingin memberikannya sebagai variasi makanan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter hewan agar memperoleh jawaban yang tepat.

Kandungan Keju untuk Kucing

Mayoritas kucing tidak dapat mencerna produk-produk olahan susu, baik itu krim, susu sapi, atau keju. Bahkan, mengonsumsi produk olahan susu bisa saja membuat kucing diare, sakit perut, serta muntah.

Hal itu terjadi karena kucing adalah hewan karnivora, sehingga dirinya membutuhkan makanan dari olahan daging.

Di samping itu, tubuh kucing juga tidak memproduksi enzim pencernaan susu dengan sempurna. Itulah sebabnya, pemilih hewan peliharaan ini tidak disarankan untuk memberikan keju kepada kucing.

Namun, bagaimana jika kucing diberikan olahan keju non susu? Pada dasarnya, selain susu, keju juga mengandung lemak dan garam yang bisa membahayakan kesehatan kucing.

Apabila ingin memberikan keju non susu kepada kucing, baca terlebih dahulu komposisi dalam kemasannya dan berikan dalam bentuk yang sangat kecil, lalu lihat reaksinya.

Meski responsnya bagus, jangan terlalu sering memberikannya kepada kucing dan pastikan telah berkonsultasi ke dokter hewan. Demikian sederet informasi terkait apakah kucing boleh makan keju dan kandungannya bagi kucing. [ENF]