Konten dari Pengguna

Apakah Kucing Boleh Makan Telur Mentah? Ini Risikonya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing makan telur mentah. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing makan telur mentah. Sumber foto: Unsplash

Telur merupakan makanan yang kaya gizi dan nutrisi. Bahkan, telur juga mengandung vitamin dan lemak yang bagus untuk kesehatan makhluk hidup, seperti kucing.

Namun, apakah kucing boleh makan telur mentah? Ketahui berbagai risikonya di sini.

Apakah Kucing Boleh Makan Telur Mentah?

Ilustrasi kucing makan telur mentah. Sumber foto: Unsplash

Telur merupakan sumber makanan yang bagus untuk hewan dan manusia, termasuk kucing. Sebab, ia kaya akan protein, sumber asam linoleat, serta mengandung banyak vitamin B2 dan A.

Namun, manfaat telur bisa saja hilang jika dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Dikutip dari situs Australian Eggs, memberikan kucing telur mentah bisa meningkatkan risiko tertular Salmonella.

Gejala Salmonella sendiri adalah mual, muntah, diare, demam hingga menggigil, serta munculnya darah pada feses. Sejumlah kondisi ini bisa sangat berbahaya dan mengancam jiwa kucing.

Karena sangat berbahaya, Asosiasi Perlindungan Hewan Amerika Serikat atau ASPCA memasukkan telur mentah ke dalam daftar makanan manusia yang tidak boleh diberikan pada hewan.

Meski tidak boleh diberi telur mentah, bukan berarti kucing tidak bisa memakan telur sama sekali. Telur bisa dikonsumsi oleh kucing, asalkan sudah diolah dahulu menjadi rebusan atau orak arik.

Cara Memberikan Telur Pada Kucing yang Benar

Jika pemilik benar-benar ingin memberikan telur pada kucing, maka cara yang paling aman untuk mereka adalah dengan merebusnya terlebih dahulu.

Perlu diingat, saat proses merebus telur, kita tidak perlu menambahkan bumbu, seperti garam atau micin.

Namun, ketika kucing mengalami gangguan pencernaan setelah memakan telur, maka pemilik hanya bisa memberi bagian putihnya saja. Dengan ini, konsumsi lemak yang biisa memengaruhi serta memperburuk kondisi saluran penceeraan bisa dicegah.

Sementara jika pemilik ingin memberikan bagian kuning telur pada kucing, maka pastikan untuk memberinya dalam porsi yang sesuai. Satu butir telur sendiri sudah mampu mencukupi kebutuhan kalori harian kucing.

Oleh karena itu, sebaiknya berikan setengah butir saja untuk kucing peliharaan. (RN)