Konten dari Pengguna

Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Ini Jawabannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Sumber: Unsplash

Apakah kucing stres bisa mati? Pertanyaan satu ini banyak diajukan karena pemilik anabul merasa khawatir.

Dikutip dari buku Konsep oleh I Ketut Swarjana, stres merupakan segala hal yang diberi penekanan atau signifikansi khusus, terutama jika mengarah pada ketegangan emosional, psikologis, dan ketegangan fisik.

Stres tidak hanya dialami oleh manusia, tetapi kucing juga bisa mengalaminya. Namun, apakah kondisi tersebut dapat menyebabkan kucing mati?

Apakah Kucing Stres Bisa Mati?

Ilustrasi Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Sumber: Unsplash

Ada berbagai alasan mengapa kucing bisa mengalami stres. Mulai dari penyakit, terlalu lama berada dalam kandang, perjalanan, tidak dapat bebas bermain, adanya hewan lain, lingkungan kotor, sampai suara terlalu berisik.

Kucing yang mengalami stres cenderung lebih senang menghabiskan waktu di dalam kandang atau tempat tersembunyi. Perilaku anabul yang mulanya aktif dan ceria berubah menjadi pendiam serta pasif.

Selain itu, kucing yang stres juga mengalami penurunan nafsu makan. Bahkan, ketika diberikan menu makan kesukaannya, mereka cenderung menolak. Tentunya, kondisi ini membahayakan kesehatan anabul.

Apabila anabul dibiarkan stres berlarut-larut, kondisi kesehatannya turut terganggu. Pasalnya, nafsu makan kucing justru semakin menurun.

Selain itu, keseimbangan hormonal kucing stres juga semakin tergangu. Dalam kondisi parah, tak jarang sistem kekebalan dan pencernaan kucing terganggu. Penurunan kondisi kesehatan kucing akibat stres akan berpotensi pada kematian apabila dibiarkan.

Pemilik harus dapat melakukan cara tertentu untuk memulihkan kondisi mental kucing. Langkah pertamanya, yakni dengan mencari tahu terlebih dahulu penyebab stresnya kucing, baik dari sisi fisik, psikologis, maupun lingkungan. Adapun langkah lainnya, yakni:

  1. Menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

  2. Menjaga kebersihan kucing demi menunjang kesehatan tubuhnya. Misalnya, dengan vaksinasi, memberi obat cacing, grooming, sampai pemberian obat kutu.

  3. Mengajak kucing bermain dan berinteraksi untuk menghindarkannya dari rasa kesepian.

  4. Menjaga lingkungan kucing agar tetap tenang dan terhindar dari suara berisik.

  5. Menyediakan tempat bermain yang aman dan bebas digunakan anabul.

  6. Melakukan sterilisasi apabila memungkinkan.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai apakah kucing stres bisa mati.(LAU)