Konten dari Pengguna

Apakah Kucing yang Sudah Disteril Masih Bisa Kawin? Cek di Sini

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Kucing yang Sudah Disteril Masih Bisa Kawin? Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Kucing yang Sudah Disteril Masih Bisa Kawin? Sumber: Unsplash

Apakah kucing yang sudah disteril masih bisa kawin? Pertanyaan ini banyak diajukan oleh para pemilik anabul sebagai pertimbangan.

Dikutip dari Majalah Cat & Dog Edisi 14, sterilisasi adalah tindakan menghilangkan atau menghambat fungsi reproduksi pada kucing. Pada jantan, hal ini dilakukan dengan mengangkat testis, sedangkan pada betina dilakukan pengangkatan rahim dan indung telur.

Namun, apakah kucing yang sudah disteril masih bisa kawin?

Apakah Kucing yang Sudah Disteril Masih Bisa Kawin?

Ilustrasi Apakah Kucing yang Sudah Disteril Masih Bisa Kawin? Sumber: Unsplash

Sterilisasi menjadi jalan yang banyak dipilih para pemilik anabul untuk menjaga kesehatan peliharaan dengan baik. Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan adalah efek dari sterilisasi tersebut.

Tentunya, kucing akan lemas dalam beberapa hari akibat efek bius. Setelah efek tersebut hilang, kucing akan menjadi semakin tenang, jinak, serta tidak kabur dari rumah. Berat badan kucing yang sudah disteril juga akan berubah, yakni semakin bertambah berat karena cenderung malas bergerak.

Berbagai resiko penyakit juga bisa terhindar apabila kucing telah disteril. Mulai dari kanker indung telur, kanker rahim, infeksi, kanker testis, sampai serangan virus. Dengan demikian, kucing dapat tumbuh dan berkembang dengan kondisi sehat.

Selain itu, hormon seksual juga mengalami perubahan drastis di mana tidak lagi diproduksi. Meskipun demikian, dalam beberapa kasus terdapat fenomena di mana hormon seksual masih tersisa karena mencapai usia reproduksi. Setelah beberapa waktu, sisa hormon akan berkurang dan menghilang.

Pada kucing jantan, operasi dilakukan dengan mengangkat testis sebagai penghasil hormon testosteron. Inilah mengapa, kucing yang sudah disteril tidak lagi bisa kawin.

Apabila beberapa minggu berlalu setelah sterilisasi kucing masih menunjukkan perilaku seksual, pemilik harus segera membawa anabul ke dokter hewan. Pasalnya, perilaku tersebut menjadi ciri dan gejala dari adanya permasalahan kesehatan, misalnya tumor.

Berbagai keuntungan dan manfaat dari sterilisasi kucing menjadikan tindakan ini banyak dilakukan para pemilik anabul.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai apakah kucing yang sudah disteril masih bisa kawin.(LAU)