Konten dari Pengguna

Apakah Kumis Kucing Bisa Tumbuh Lagi? Ini Fakta Uniknya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi. Foto: Manja Vitolic/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi. Foto: Manja Vitolic/Unsplash

Apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi? Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui bahwa kumis kucing tak hanya berfungsi untuk mempercantik penampilan, tetapi juga merupakan alat sensorik utama yang amat sensitif.

Mari simak penjelasan di bawah ini tentang apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi setelah dipotong beserta ragam fakta uniknya.

Apakah Kumis Kucing Bisa Tumbuh Lagi?

Ilustrasi apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi. Foto: Maikhail Vasilyev/Unsplash

Adanya kumis menjadikan penampilan hewan ini semakin lucu dan menggemaskan. Bukan rambut biasa, kumis pada kucing memiliki organ sensorik penting yang disebut folikel rambut. Tiap kumis pada kucing mempunyai 100-200 folikel rambut yang terhubung dengan syaraf di bawah kulit wajah.

Lantas, apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi setelah dipotong? Kumis dapat tumbuh kembali, tetapi memerlukan waktu setidaknya 2-3 bulan hingga mencapai ukuran normal.

Meskipun saat dipotong anabul tidak merasakan sakit, sebaiknya kumis tidak dipotong sembarangan. Ini karena tindakan tersebut menyebabkan kucing goyah, bingung, hilang keseimbangan, meningkatkan kemungkinan jatuh, sampai melukai diri sendiri.

Dalam situs eprints.utdi.ac.id, disebutkan bahwa kucing termasuk salah satu hewan peliharaan kesayangan yang perlu mendapat perhatian. Daya tarik anabul satu ini terletak pada warna bulu dan mata yang beraneka ragam, kumis, hingga bentuk tubuh.

Berbicara tentang kumis kucing, ketahui berbagai fakta uniknya berikut ini.

1. Dapat Berubah Warna

Selain berfungsi sebagai pelindung dari kemungkinan cidera atau bahaya, kumis anabul ternyata juga bisa berubah warna seiring pertambahan usia. Kendati tak selalu terjadi, tetapi kadang kumis yang berwarna putih, bakal mengalami perubahan menjadi hitam atau abu-abu tua.

2. Tidak Hanya Terdapat di Wajah

Kumis kucing ternyata tidak hanya ada di wajah, melainkan juga pada bagian telinga, rahang, atas mata, serta kaki depan. Kumis di kaki depan anabul menjadikan mereka sebagai pemburu yang hebat sebab bisa membantu menentukan pergerakan mangsa.

3. Bekerja Sebagai Sensor Getaran

Kumis kucing bisa merasakan getaran di udara sehingga sangat bermanfaat ketika tengah mengukur jarak maupun mengejar mangsa.

4. Alat Bantu Penglihatan

Penglihatan jarak dekat kucing ternyata tidak terlalu baik. Oleh sebab itu, kumis menjadi alat navigasi bagi mereka. Tak hanya itu, kumis anabul pun berfungsi sebagai alat bantu penglihatan di malam hari. Dengan begitu, mereka tetap mampu bergerak lincah kendati dalam kondisi gelap.

5. Distribusi Kumis Kucing Simetris

Kumis kucing berjumlah genap. Total kumis di area sekitar mulut ada 24 dan tiap sisinya terdiri dari 12 kumis dalam distribusi simetris. Kondisi ingin memungkinkan anabul mengukur lingkungan secara akurat.

Demikian jawaban dari pertanyaan apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi atau tidak. Kumis begitu penting bagi anabul. Karena itu, sebaiknya pemilik tidak melakukan pemotongan sembarang. (DN)