Apakah Lurik Termasuk Batik? Ini Jawaban dan Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah lurik termasuk batik sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang tertarik untuk mengoleksi maupun membuat kain tradisional khas Indonesia.
Meski keduanya sama-sama memiliki akar budaya Jawa dan motif yang khas, tetapi kain lurik dan kain batik sebenarnya adalah dua jenis kain yang berbeda, baik dari segi proses pembuatan maupun penggunaannya.
Perbedaan Lurik dan Batik
Kain lurik adalah kain tenun tradisional yang dibuat dengan menggunakan teknik menenun benang menjadi pola garis-garis yang khas.
Di sisi lain, kain batik dibuat dengan teknik mencanting atau menerapkan malam (lilin panas) pada kain untuk membentuk motif, yang kemudian diwarnai.
Dikutip dari buku Batik, Fabled Cloth of Java, Inger McCabe Elliott, 2004:92, proses pembuatan kain batik lebih rumit, karena melibatkan beberapa tahap pencelupan warna dan penghilangan lilin untuk menghasilkan motif yang kompleks.
Sejarah Kain Lurik
Kain lurik sendiri telah ada sejak zaman kerajaan Jawa dan sering dipakai oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Motifnya yang sederhana mencerminkan kesederhanaan masyarakat Jawa, tetapi tetap memiliki makna filosofis yang mendalam.
Sementara itu, batik yang juga sudah ada sejak zaman dahulu kalai, dikenal sebagai kain yang lebih bergengsi dan dipakai untuk acara-acara resmi serta upacara adat.
Batik dengan keunikan teknik pembuatannya sendiri sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia pada tahun 2009.
Apakah Lurik Termasuk Batik?
Berdasarkan teknik dan sejarah pembuatannya, jawaban atas pertanyaan apakah lurik termasuk batik adalah lurik bukan termasuk batik. Keduanya memiliki keunikan dan nilai budaya masing-masing.
Lurik merupakan kain tenun dengan motif garis-garis sederhana, sedangkan batik adalah kain yang dihasilkan melalui proses mencanting yang lebih kompleks.
Namun, meski tidak termasuk batik, lurik tetap menjadi warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan.
Jadi, meskipun lurik dan batik sama-sama kain tradisional, keduanya memiliki perbedaan dari segi teknik pembuatan, penggunaan, dan makna budaya yang terkandung di dalamnya. (mona)
Baca Juga: 4 Cara Membersihkan Sepatu Bahan Suede agar Bersih dan Awet
