Konten dari Pengguna

Apakah Makanan Kucing Boleh Dimakan Manusia? Ini Jawabannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah makanan kucing boleh dimakan manusia. Sumber: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah makanan kucing boleh dimakan manusia. Sumber: pexels

Makanan kucing umumnya mengandung bahan-bahan berprotein, seperti produk daging, ayam, dan sebagainya. Namun, apakah makanan kucing boleh dimakan manusia?

Dikutip dari buku 242 Tips Merawat Binatang Kesayangan karya Tim Penulis PS, makanan kucing memang tidak mengandung bahan yang berbahaya, tetapi bukan merupakan makanan yang baik bagi manusia.

Untuk mengetahui apakah makanan kucing boleh dimakan manusia, simak pembahasannya berikut ini.

Apakah Makanan Kucing Boleh Dimakan Manusia?

Ilustrasi apakah makanan kucing boleh dimakan manusia. Sumber: pexels

Terdapat banyak kandungan protein dan lemak yang terdapat pada daging olahan di makanan kucing. Kandungan gizi lainnya antara lain tepung, gabungan mineral, vitamin A, taurin, dan lemak.

Semua kandungan komposisi makanan tersebut diformulasikan untuk pertumbuhan dan perkembangan kucing.

Karena tidak diformulasikan bagi manusia, makanan kucing yang dikonsumsi berlebihan oleh manusia dikhawatirkan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Berikut ini beberapa bahaya makanan kucing untuk manusia, terlebih bila dikonsumsi secara berlebihan.

1. Kelebihan Zat Mineral Gabungan

Makana kucing mengandung mineral tinggi, yang terdiri dari kalsium, fosfor, magnesium, zinc, dan sebagainya.

Apabila terjadi overdosis kalsium, hal ini dapat menyebabkan batu ginjal serta mengganggu fungsi jantung dan otak.

2. Tubuh Kelebihan Vitamin A

Vitamin A menjadi salah satu asupan terpenting dalam makanan kucing. Kandungan ini bermanfaat untuk menjaga kualitas penglihatan dan sistem kardiovaskular kucing.

Walaupun begitu, vitamin A pada makanan kucing dapat berbahaya bagi manusia jika dikonsumsi berlebihan.

3. Bahaya Taurin

Berbeda dengan manusia, kucing tidak dapat menghasilkan taurin sendiri. Karena tidak dapat menghasilkan taurin, asupan asam amino pada makanan kucing diformulasikan dalam jumlah besar.

Asam amino yang menghasilkan taurin ini tidak baik dikonsumsi manusia jika tidak sesuai porsinya.

4. Tubuh Tidak Bisa Mencerna Lemak Tertentu

Minyak nabati dan lemak hewani merupakan dua sumber lemak sehat pada makanan kucing. Kandungan lemak tersebut bermanfaat dalam menjaga kesehatan bulu kucing.

Lemak hewani dalam makanan kucing dinilai tidak sehat bagi manusia. Pasalnya, tubuh manusia tidak dapat mencerna lemak tersebut sebagaimana pada proses metabolisme tubuh kucing.

Akibatnya, kandungan lemak hewani tersebut dapat memicu masalah kesehatan terhadap tubuh manusia, seperti penyakit jantung, obesitas, gangguan otak, dan empedu.

Demikian penjelasan mengenai apakah makanan kucing boleh dimakan manusia. (ARH)