Konten dari Pengguna

Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung? Inilah Jawabannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung, Foto: Pexels/Marcelo Solis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung, Foto: Pexels/Marcelo Solis

Mengetahui apakah pupuk organik bisa untuk jagung adalah langkah penting bagi para petani yang ingin beralih ke metode pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Pupuk organik memiliki kandungan nutrisi alami yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan jagung dengan lebih baik.

Mengutip jurnal Tanggap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata) pada Aplikasi Berbagai Pupuk Organik, Ikhwana Pasta. dkk, (2015:175), Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada aplikasi berbagai pupuk organik dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang optimum.

Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung?

Ilustrasi Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung, Foto: Pexels/Nastya Korenkova

Apakah Pupuk Organik Bisa untuk Jagung? Ya, pupuk organik sangat cocok digunakan untuk tanaman jagung. Jagung adalah tanaman yang membutuhkan nutrisi dalam jumlah besar, dan pupuk organik bisa menjadi sumber nutrisi yang efektif serta ramah lingkungan.

Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Kandungan Pupuk Organik yang Dibutuhkan Jagung

Pupuk organik mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan jagung, antara lain:

  • Nitrogen (N): Penting untuk pertumbuhan daun dan batang, meningkatkan produksi klorofil yang membantu fotosintesis.

  • Fosfor (P): Membantu pembentukan akar yang kuat serta mempercepat pertumbuhan dan kematangan biji.

  • Kalium (K): Membantu dalam pembentukan buah, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit, serta memperkuat jaringan tanaman.

  • Mikronutrien: Seperti kalsium, magnesium, dan besi yang membantu proses fisiologi tanaman.

Pupuk organik seperti kompos, pupuk kandang, dan pupuk organik cair kaya akan unsur-unsur hara tersebut dalam bentuk yang lebih lambat terurai, sehingga lebih aman bagi tanaman jagung.

2. Manfaat Penggunaan Pupuk Organik pada Jagung

Berikut ini manfaat penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung.

  • Pupuk organik tidak hanya menyediakan nutrisi bagi jagung, tetapi juga memperbaiki struktur tanah, meningkatkan porositas, dan memperbaiki kemampuan tanah menyimpan air. Hal ini penting karena jagung tumbuh lebih baik pada tanah yang subur dan memiliki kapasitas air yang baik.

  • Pupuk organik mendorong perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat, seperti bakteri dan jamur yang membantu penguraian bahan organik dan mempercepat penyerapan nutrisi oleh tanaman jagung.

  • Tidak menyebabkan kerusakan tanah atau pencemaran air seperti pupuk kimia. Penggunaan pupuk organik menjaga keseimbangan ekosistem di area pertanian.

  • Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan kualitas tongkol dan biji jagung. Biji yang dihasilkan cenderung lebih besar, lebih padat, dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik.

3. Jenis Pupuk Organik yang Cocok untuk Jagung

Beberapa jenis pupuk organik yang sangat efektif untuk jagung meliputi:

  • Pupuk Kandang: Pupuk yang berasal dari kotoran hewan (sapi, kambing, ayam) sangat kaya akan nitrogen. Pupuk kandang perlu diolah terlebih dahulu agar terurai sempurna sebelum diaplikasikan ke ladang jagung.

  • Kompos: Pupuk kompos yang terbuat dari serasah daun, sisa tanaman, dan bahan organik lainnya membantu memperbaiki struktur tanah dan memberikan nutrisi penting bagi jagung. Pengaplikasiannya dilakukan di awal tanam untuk memperbaiki kondisi tanah.

  • Pupuk Hijau: Pupuk ini berasal dari tanaman yang diolah menjadi pupuk organik. Biasanya digunakan tanaman legum yang kaya akan nitrogen dan dapat memperkaya tanah dengan unsur hara esensial.

  • Pupuk Organik Cair (POC): Pupuk ini dibuat dari fermentasi bahan organik cair dan bisa diaplikasikan melalui daun (foliar) atau langsung ke tanah. POC memberikan nutrisi cepat diserap oleh jagung selama masa pertumbuhannya.

4. Cara Pengaplikasian Pupuk Organik untuk Jagung

Berikut ini cara pengaplikasian pupuk organik pada tanaman jagung.

  • Sebelum Penanaman (Pra-Tanam): Sebaiknya pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos diberikan ke tanah sekitar 2-3 minggu sebelum penanaman jagung. Ini memberi waktu bagi bahan organik untuk terurai dan meningkatkan kesuburan tanah.

  • Selama Masa Pertumbuhan (Pemupukan Susulan): Pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk organik cair atau kompos yang ditabur di sekitar tanaman. Pemupukan dilakukan setelah jagung mulai tumbuh, biasanya pada tahap 2-4 minggu setelah penanaman, dan diulangi sesuai kebutuhan tanaman.

  • Teknik Pemupukan: Sebaiknya pupuk organik diaplikasikan di sekitar perakaran jagung dan dicampur dengan tanah. Hal ini memungkinkan akar jagung menyerap nutrisi secara optimal.

5. Frekuensi dan Dosis Pemupukan

  • Pemupukan bisa dilakukan 2-3 kali selama siklus pertumbuhan jagung, tergantung pada kondisi tanah dan kebutuhan tanaman. Misalnya, pemupukan pertama dilakukan saat tanam, kedua saat tanaman mulai berbunga, dan ketiga saat pembentukan buah.

  • Untuk pupuk organik padat seperti pupuk kandang atau kompos, dosis umumnya adalah 10-20 ton per hektar tergantung kesuburan tanah. Sedangkan pupuk cair organik diberikan sesuai instruksi produsen, biasanya diencerkan dalam air dan diaplikasikan ke tanaman setiap 2-3 minggu.

6. Keunggulan Pupuk Organik untuk Jagung Dibanding Pupuk Kimia

Berikut ini merupakan keunggulan pupuk organik untuk jagung dibanding pupuk kimia.

  • Aman untuk Tanaman dan Lingkungan: Tidak menyebabkan pencemaran tanah dan air, serta tidak menimbulkan residu berbahaya pada tanaman jagung.

  • Meningkatkan Ketahanan Tanaman: Jagung yang ditanam dengan pupuk organik cenderung lebih tahan terhadap penyakit dan serangan hama karena lingkungan tanah yang sehat.

  • Perlahan Terurai: Pupuk organik memberikan nutrisi secara bertahap, sehingga mengurangi risiko kelebihan nutrisi yang bisa menyebabkan tanaman terbakar (over-fertilization).

  • Meningkatkan Kualitas Hasil: Jagung yang diberi pupuk organik sering kali memiliki rasa, tekstur, dan kandungan nutrisi yang lebih baik.

Memahami apakah pupuk organik bisa untuk jagung juga membantu petani dalam memilih metode pemupukan yang tepat. Hal ini juga membuat pupuk organik menjadi pilihan yang bijak untuk menghasilkan jagung berkualitas.

Baca juga: Apakah Pupuk Urea Termasuk Produk Bioteknologi? Ini Faktanya