Apakah Sekam Padi Bisa Jadi Pupuk? Ini Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekam padi adalah lapisan keras yang membungkus butir gabah. Dalam proses penggilingan gabah, sekam padi akan terpisah dengan butiran beras dan menjadi bahan sisa penggilingan.
Selain bekatul, sekam padi yang melimpah di sentra pertanian ternyata dianggap sebagai limbah. Karena kebanyakan digunakan sebagai bahan bakar pembuatan batu bata dan memiliki harga yang murah.
Apakah Sekam Padi Bisa Jadi Pupuk?
Di Indonesia, Sekam padi digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan arang sekam. Arang sekam biasa digunakan untuk bahan bakar memasak atau sebagai bahan tambahan untuk membuat pupuk organik pertanian.
Jadi, sekam padi ternyata bisa digunakan sebagai pupuk yang bermanfaat untuk budidaya tanaman. Memanfaatkan sekam padi sebagai arang sekam akan lebih berguna daripada hanya dibakar dan dibiarkan menjadi polusi udara.
Sekam padi memiliki kandungan serat yang tinggi dan juga beberapa nutrisi seperti protein lemak dan mineral.
Dikutip dari Tanami, berikut cara mengolah sekam padi menjadi arang sekam dan dijadikan sebagai pupuk tanaman.
Bahan Membuat Arang Sekam
Bahan utama membuat arang sekam yaitu sekam padi. Sekam padi bisa didapatkan di tempat penggilingan gabah atau di tentangga ketika ada yang sedang menggiling gabah untuk dijadikan beras.
Cara Pembuatan Arang Sekam
Berikut adalah tahapan membuat arang sekam.
Siapkan drum atau tong bekas sebagai tempat pembakaran sekam padi
Lubangi bawah dan samping drum atau tong untuk tempat keluar asap juga agar menjaga udara masuk dengan baik.
Masukkan sekam padi sebanyak setengah atau dua pertiga bagian tempat pembakaran.
Nyalakan api menggunakan kayu atau kertas sampai benar-benar sekam terbakar dengan baik.
Tutup dan biarkan sekam terbakar dengan perlahan, sesekali aduk sekam agar terbakar dengan rata.
Jika semua sekam sudah terbakar dengan rata, siram sekam dengan air.
Tunggu sampai benar-benar dingin dan pastikan tidak ada api yang menyala.
Setelah itu jemur hingga kering.
Sebagai catatan, jangan sampai sekam terbakar habis menjadi debu.
Manfaat Arang Sekam
Arang sekam memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
Mempertahankan kelembapan: karena sifatnya yang mampu mengikat air, jika arang sekam dicampurkan ke tanah maka ketika tanah kering melepaskan air sebelumnya disimpan.
Mendorong pertumbuhan mikroorganisme yang berkontribusi dalam perkembangan tanaman.
Menggemburkan tanah: karena sifatnya yang ringan menghindari pengerasan tanah.
Menyuburkan tanah: karena memiliki kandungan mineral untuk pertumbuhan tanaman dan sifatnya yang mengatur pH dalam situasi tertentu.
Demikian kegunaan dan manfaat sekam padi untuk pupuk. walaupun masih dianggap sebagai limbah dari proses penggilingan gabah, tetapi jika diolah sedemikian rupa akan menjadi pupuk yang bagus untuk pertumbuhan tanaman.
Baca juga: 6 Manfaat Pupuk TSP untuk Bawang Merah
