Apakah Tanaman Cabai Tahan Panas? Cek Penjelasannya di Sini

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai salah satu komoditas yang populer di negara tropis, apakah tanaman cabai tahan panas?
Hal ini perlu menjadi pertimbangan bagi para petani, khususnya yang tinggal di negara tropis, yang ingin melakukan budidaya cabai. Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasannya di sini.
Apakah Tanaman Cabai Tahan Panas?
Asep Harpenas dalam bukunya yang berjudul Budidaya Cabai Unggul menjelaskan bahwa cabai merupakan tanaman yang berasal dari Benua Amerika, khususnya Colombia. Baru setelahnya, ia menyebar ke Amerika Selatan dan wilayah di berbagai belahan dunia.
Tanaman ini sendiri sudah ditanam di Indonesia sejak berabad-abaad lamanya, karena bisa menjadi perasa dan pewarna makanan yang alami. Sensasi yang diberikan oleh cabai juga sangat disukai masyarakat, sehingga tak heran jika mereka benar-benar populer.
Kelebihan lain yang dimiliki oleh tanaman cabai adalah mereka sangat mudah beradaptasi, terutama dengan cuaca panas. Meski sering tidak diketahui, tanaman cabai sebenarnya sangat tahan terhadap panas.
Bahkan, sebagian besar varietas cabai dapat tumbuh subur di daerah dengan suhu hangat hingga panas, antara 21-35 derajat Celsius. Suhu ini sendiri dapat membantu mereka untuk melakukan fotosintesis, yakni proses paling vital untuk pertumbuhan tanaman.
Umumnya, tanaman cabai bisa menahan suhu panas hingga 35 derajat Celcius saja. Bila terlalu panas, cabai akan mengalami stres dan akhirnya kurang produktif.
Apabila cuaca dan suhu sekitar sedang terlalu panas, ada perawatan khusus yang perlu diberikan. Berikut penjelasannya.
1. Penyiraman yang Cukup
Pastikan tanaman cabai mendapatkan penyiraman yang cukup, terutama saat cuaca sangat panas. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari untuk mengurangi penguapan berlebih.
2. Gunakan Jerami
Agar pertumbuhan mereka maksimal, meski cuaca sedang panas, maka individu bisa menggunakan jerami atau daun kering di sekitar tanaman. Tujuannya untuk membantu menjaga kelembapan tanah dan mengurangi suhu tanah yang terlalu panas.
3. Pastikan Drainase Tanah Baik
Terakhir, pastikan tanah mendapatkan sistem drainase yang baik untuk mencegah genangan air yang bisa memperparah kondisi mereka. Dengan ini, pertumbuhan tanaman cabai bisa maksimal.
Jadi, apakah tanaman cabai tahan panas? Jawabannya iya, tanaman cabai memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca dan suhu panas. (RN)
