Konten dari Pengguna

Aturan Pemberian Obat Cacing untuk Kucing yang Tepat beserta Tipsnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : pemberian obat cacing untuk kucing berapa kali?. Sumber: .M.Q Huang/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : pemberian obat cacing untuk kucing berapa kali?. Sumber: .M.Q Huang/Pexels.com

Cacingan pada kucing adalah salah satu masalah kesehatan yang harus segera disembuhkan. Cara mengatasi masalah ini bisa dengan memberikan obat cacing. Lantas aturan pemberian obat cacing untuk kucing berapa kali?

Agar semakin paham, simak tipsnya dalam penjelasan di bawah ini!

Gejala Cacingan Pada Kucing

Ilustrasi : pemberian obat cacing untuk kucing berapa kali?. Sumber : Romina BM/Pexels.com

Gejala cacingan pada kucing, yaitu :

  1. Kucing kesulitan bernapas. Hal ini terjadi karena cacing sudah masuk dalam sel darah merah di tubuh kucing. Akibatnya kucing kesulitan bernapas sampai membuka mulut untuk mendapatkan udara.

  2. Terdapat telur kutu pada feses kucing, diikuti kondisi kucing yang lemas dan nafsu makan berkurang.

  3. Feses kucing berdarah sedikit maupun banyak bisa jadi tanda cacingan pada kucing. Terlebih diikuti rasa gelisah dan sakit perut.

  4. Intensitas makanan kucing semakin melonjak. Hal ini tidak melulu menandakan kucing sehat, bisa jadi kucing mengalami masalah cacingan serius. Sehingga asupan gizi kucing diserap oleh cacing dan kucing merasa lapar terus-menerus.

  5. Ada cacing pada muntahan kucing. Kondisi ini bisa menandakan kucing sedang cacingan.

Tips Aturan Memberikan Obat Cacing Pada Kucing

Muhammad A. Suwed dan Rodame M. Napitupulu dalam buku berjudul Panduan Lengkap Kucing menjelaskan bahwa obat cacing bisa membasmi cacing pada kucing dengan kinerja merusak sistem saraf cacing.

Obat cacing tidak dapat membasmi telur cacing, sebab telur tidak memiliki sistem saraf. Tidak heran pemberian orang cacing harus dilakukan secara berulang dua minggu sekali agar cacing yang baru menetas bisa segera dibasmi secara tuntas.

Adapun dalam pemberian obat cacing pada kucing bisa memperhatikan tips berikut :

1. Perhatikan Kondisi Kucing

Bagi kucing yang masih sehat dan bisa bergerak aktif bisa memberikan obat cacing dalam bentuk serbuk, tablet, atau mencampurkan ke dalam makanan kucing.

Kalau kondisi kucing sangat lemah, sebaiknya pilih obat cacing tipe sirup atau tetes agar lebih mudah dicerna.

2. Perhatikan Kandungan Obat, Usia, dan Berat Badan Kucing

Perhatikan kandungan obat, usia, dan berat badan kucing, biasanya ada aturan khusus pada masing-masing obat cacing kucing yang ada di pasaran.

Dengan demikian, aturan pemberian obat cacing tidak boleh sembarangan karena ada aturan khusus yang perlu diperhatikan. Sehingga kondisi kucing bisa tetap terjaga dan kucing tetap sehat. Semoga membantu! (Ek)