Belajar Membuat Animasi Dasar sebagai Langkah Awal Menjadi Animator

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk beberapa orang, cara membuat animasi adalah sesuatu yang sangat sulit. Oleh karena itu, belajar membuat animasi sebagai langkah awal menjadi animator perlu diketahui.
Dikutip dari buku Teknik Mudah Membuat Animasi Fantastis karya Island Script (Ees), mulai dari konsep dasar, desain karakter atau latar, gerakan yang lancar, dan lain-lain bukanlah kemampuan yang dapat dikuasai dalam satu kali pembelajaran.
Pada artikel ini, akan menjelaskan belajar membuat animasi sebagai langkah awal menjadi animator.
Belajar Membuat Animasi Dasar sebagai Langkah Awal Menjadi Animator
Berikut penjelasan belajar membuat animasi sebagai langkah awal menjadi animator.
1. Membuat Naskah Awal
Selain mengerti cara membuat animasi, perlu mengetahui cara membuat naskah dengan baik yaitu sebagai berikut:
Tentukan tema cerita yang akan dibuat untuk animasi
Menulis intisari cerita dalam bentuk kalimat-kalimat yang singkat
Menyusun alur cerita yang menarik
Menulis naskah secara keseluruhan
2. Membuat Storyboard
Storyboard secara sederhana dapat diartikan gambaran mentah atau kasar dari keseluruhan cerita. Storyboard dibuat dengan cara menggambar sketsa yang dipisah dalam panel-panel yang sederhana.
3. Menentukan Jenis Video Animasi
Ada beberapa jenis animasi yang dapat dibuat. Jenis-jenisnya antara lain sebagai berikut:
Animasi 2D, Animasi sangat umum dijumpai karena pembuatannya terbilang sederhana, mudah, dan tetap menarik.
Animasi 3D, memiliki aspek volume hingga terlihat lebih nyata karena mengimplementasikan karakter tiga dimensi.
Animasi papan tulis, ditandai karakternya dibuat seolah-olah ada pada papan tulis dan biasanya digunakan untuk metode pembelajaran.
4. Membuat Video sesuai Storyboard
Cara membuat animasi dilanjutkan mengeksekusi video berdasarkan storyboard yang sebelumnya telah dibuat. Untuk mengeksekusi naskah, konsep cerita yang tertuang dalam storyboard memerlukan perangkat teknologi yang memadai.
Komputer dengan spesifikasi yang mendukung untuk pembuatan video animasi software atau program komputer tambahan, hingga koneksi internet stabil akan sangat membantu proses pembuatan animasi.
5. Menambah Musik dan Sulih Suara
Animasi tidak akan lengkap jika tanpa melibatkan latar suara musik. Oleh karena itu, langkah membuat animasi yang tidak kalah pentingnya adalah menambahkan musik atau suara.
Latar belakang musik yang sesuai dapat memperkuat suasana yang ingin dibangun dalam animasi.
Pada film animasi semua karakter perlu dihidupkan kembali oleh voice over (sulih suara). Voice over merupakan keterampilan atau skill yang sangat diperlukan agar bisa menghidupkan karakter dengan baik.
Demikian penjelasan belajar membuat animasi sebagai langkah awal menjadi animator. (ARH)
