Konten dari Pengguna

Berapa Lama Wet Food Kucing Bertahan Setelah Dibuka?

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wet food kucing. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wet food kucing. Sumber foto: Unsplash

Biasanya, wet food kucing memiliki ukuran yang sangat besar. Hal ini kerap membuat kucing kesulitan untuk menghabiskannya dalam sehari. Karena itu, banyak orang yang bertanya-tanya, berapa lama wet food bisa bertahan setelah tutup kalengnya dibuka?

Sebagai makanan basah, tentu saja ia memiliki masa penyimpanan yang jauh lebih pendek daripada dry food. Namun, hal ini bisa diakali dengan beberapa cara. Penjelasan lengkapnya, simak di bawah ini.

Berapa Lama Wet Food Kucing Bertahan Setelah Dibuka? Ini Penjelasannya

Ilustrasi wet food kucing. Sumber foto: Unsplash

Wet food atau makanan basah merupakan pakan kucing yang memiliki kadar air hingga 90%. Karena kandungan airnya sangat tinggi, wet food bisa mencegah kucing mengalami dehidrasi.

Selain itu, biasanya wet food memiliki aroma yang sangat tajam, sehingga bagus untuk meningkatkan nafsu makan kucing. Kelebihan lain dari wet food sendiri adalah mudah untuk dikunyah.

Di balik kelebihannya ini, wet food juga memiliki sedikit kekurangan, yaitu mudah basi.

Dikutip dari laman Pooch and Mutt, dry food umumnya memiliki masa penyimpanan yang lebih panjang daripada wet food, karena kandungan airnya sedikit.

Karena itu, banyak pemilik kucing yang bertanya-tanya, berapa lama biasanya wet food bertahan setelah dibuka? Ternyata, hal ini tergantung dari tempat penyimpanan mereka. Namun, biasanya di suhu ruangan wet food bisa bertahan hingga 24 jam.

Cara Menyajikan Wet Food

Karena memiliki masa penyimpanan yang jauh lebih sedikit, pemilik perlu mengetahui cara menyajikan wet food yang benar. Perlu dipahami bahwa wet food tidak bisa langsung disajikan setelah disimpan berjam-jam di kulkas.

Sebaiknya, diamkan wet food selama beberapa waktu untuk membuatnya sedikit hangat. Jika lebih memungkinkan, gunakan microwave untuk menghangatkannya. Selain itu, pemilik juga bisa menambhakn sedikit air panas, agar ia kembali hangat.

Jika makanan masih tersisa, pemilik bisa menaruhnya kembali ke dalam lemari pendingin. Namun, pastikan makanan yang disimpan tidak terkontaminasi bakteri atau sisa sampah.

Itulah penjelasan mengenai durasi penyimpanan wet food serta cara menyajikannya. (RN)