Budidaya Ikan Cupang yang Mudah, Murah, dan Bisa Dilakukan di Rumah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budidaya ikan cupang cukup mudah dilakukan di rumah dengan biaya yang murah juga. Ikan cupang dikenal sebagai ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya.
Berikut akan dijelaskan lebih lanjut mengenai budidaya ikan cupang yang mudah dan murah juga bisa ditiru oleh pemula di rumah.
Budidaya Ikan Cupang
Budidaya ikan cupang masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena memiliki harga yang sangat bervariasi tergantung pada jenis, warna, dan usia.
Ikan cupang bisa dijual sejak usia 1,5-2 bulan, baik secara satuan maupun borongan, dari harga ribuan hingga belasan juta rupiah berdasarkan buku Budi Daya Cupang karya Sunari.
Berikut adalah beberapa petunjuk budidaya ikan cupang berdasarkan buku Petunjuk Praktis Memelihara Ikan Cupang karya Neni Suhaeni, antara lain:
1. Persiapan Kandang
Siapkan akuarium yang cukup besar yang sudah dilengkapi oleh berbagai alat pendukung, seperti filter, pemanas, lampu, hingga pembatas.
Jangan lupa juga menyiapkan akuarium atau wadah khusus untuk pembiakan. Pastikan akuarium diletakkan cukup jauh dari keramaian karena ikan cupang menyukai ketenangan saat kawin.
2. Persiapan Indukan
Ikan cupang mulai bisa berkembang biak saat usia 4-12 bulan. Pastikan membeli indukan di toko ikan terpercaya agar dapat diketahui pasti mengenai kualitas, genetik, dan usia indukan ikan cupang.
Namun, bisa juga perkembangbiakan dilakukan dengan memelihara benih cupang dengan ukuran 2,5 cm hingga sebanyak 500 ekor untuk bak dengan ukuran 0,8 x 0,6 meter.
3. Pemeliharaan
Ikan cupang harus membiasakan diri dulu dengan lingkungan barunya. Cupang bisa diberi pakan alami, seperti kutu air, jentik nyamuk, dan cacing sutra sebanyak tiga kali sehari.
Penggantian air juga harus rutin dilakukan 4 hari sekali dengan cara membuang air di bagian bawah agar kotoran yang mengendap di dasar bisa hilang.
4. Pemijahan
Dalam wadah perkawinan, induk betina dan jantan bisa disatukan dengan proses yang akan berjalan selama 1-2 hari. Pemijahan ditandai dengan ikan jantan dan betina yang saling melilit.
Induk betina bisa menghasilkan hingga 1.000 telur dalam sekali pemijahan, tetapi yang berhasil menjadi burayak hanya sekitar 30-50%.
Ikan jantan akan bertanggung jawab menjaga telur hingga menjadi burayak, yang biasanya memakan waktu sekitar 1-2 hari. Induk jantan juga yang akan memberi makan burayak seperlunya setelah cadangan makanannya habis dalam 2-3 hari.
Demikian adalah proses budidaya ikan cupang yang mudah, murah, juga bisa dilakukan di rumah, bahkan untuk pemula. (SP)
