Konten dari Pengguna

Budidaya Jahe Gajah Menggunakan Polybag dan Panen Cepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata Cara Budidaya Jahe Gajah. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Mockup Graphics
zoom-in-whitePerbesar
Tata Cara Budidaya Jahe Gajah. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Mockup Graphics

Jahe gajah merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang memiliki banyak khasiat jika dikonsumsi dengan tepat. Tidak heran jika banyak yang ingin membudidayakan jahe ini. Ada beberapa hal yang wajib diketahui terkait cara budidaya jahe gajah menggunakan polybag.

Cara yang tepat akan membuat jahe bisa cepat besar dan bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini.

Tata Cara Budidaya Jahe Gajah

Tata Cara Budidaya Jahe Gajah. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Dean David

Dikutip dari buku Khasiat dan Manfaat Jahe Merah karya Maria Putri K (2020), jahe gajah adalah salah satu jenis jahe yang memiliki ukuran lebih besar dan rasa lebih pedas daripada jahe biasa.

Jahe gajah banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat herbal, minuman, dan masakan. Selain itu, jahe gajah juga memiliki khasiat untuk kesehatan, seperti menghangatkan tubuh, meningkatkan imunitas, meredakan batuk, dan mengatasi masalah pencernaan.

Untuk mendapatkan jahe gajah yang berkualitas, bisa mencoba menanamnya sendiri di rumah. Salah satu cara yang praktis dan efisien adalah dengan menggunakan polybag.

Berikut adalah langkah-langkah budidaya jahe gajah menggunakan polybag dan cara agar panen cepat.

1. Siapkan Bahan

  • Polybag berukuran 40 x 60 cm atau sesuai dengan ukuran rimpang jahe gajah yang akan ditanam.

  • Media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1.

  • Rimpang jahe gajah yang sehat dan segar. Pilih rimpang yang memiliki mata tunas yang banyak dan besar. Potong rimpang menjadi beberapa bagian sesuai dengan jumlah mata tunasnya. Setiap bagian harus memiliki minimal satu mata tunas.

2. Lubangi Dasar Polybag

Lubangi dasar polybag dengan jarum atau gunting untuk membuat saluran drainase agar air tidak menggenang di dalam polybag.

3. Isi Polybag dengan Media Tanam

Isi polybag dengan media tanam hingga setengah penuh. Padatkan media tanam dengan tangan agar tidak mudah amblas.

4. Tanam Jahe dalam Polybag

Tanam rimpang jahe gajah di dalam polybag dengan posisi mata tunas menghadap ke atas. Tutup rimpang dengan media tanam hingga seluruhnya tertutup. Padatkan kembali media tanam dengan tangan.

Kemudian, siram polybag dengan air bersih hingga media tanam basah merata. Jangan terlalu banyak menyiram agar media tanam tidak terlalu lembap.

5. Simpan Polybag di Tempat Teduh

Letakkan polybag di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Suhu ideal untuk pertumbuhan jahe gajah adalah antara 25-30 derajat Celsius.

6. Siram Polybag secara Rutin

Siram polybag secara rutin setiap hari atau sesuai dengan kebutuhan tanaman. Jaga kelembapan media tanam agar tidak terlalu kering atau basah.

7. Beri Pupuk Tambahan

Berikan pupuk tambahan setiap dua minggu sekali agar mempercepat pertumbuhan jahe gajah. Untuk pupuk, bisa menggunakan pupuk NPK atau pupuk organik cair yang dicampur dengan air sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

8. Masa Panen

Setelah tiga bulan, bisa mulai memanen jahe gajah secara bertahap. Caranya adalah dengan menggali sebagian media tanam di pinggir polybag dan memotong rimpang jahe gajah yang sudah cukup besar. Setelah itu, tutup kembali lubang dengan media tanam dan padatkan.

Baca juga: Cara Budidaya Nanas agar Panen Melimpah

Demikianlah cara budidaya jahe gajah menggunakan polybag dan cara panen cepat. Dengan cara ini, bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas dari lahan yang terbatas. (WWN)