Cara Budidaya Nanas agar Panen Melimpah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nanas adalah salah satu buah tropis yang memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh. Tidak heran banyak orang membudidayakan nanas.
Dengan menerapkan cara budidaya nanas yang tepat, panen yang dihasilkan akan melimpah. Simak selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.
Cara Budidaya Nanas agar Panen Melimpah
Dikutip dari buku Budidaya Nanas karya Roely Ardiansyah, budidaya nanas merupakan peluang usaha yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Karena selain dijual dalam bentuk buah, kini nanas bisa diolah menjadi berbagai produk.
Beberapa produk olahan nanas antara lain, selai, keripik, rujak, es, dan lain-lain.
Selain memiliki cita rasa manis dan sedikit asam yang menyegarkan, nanas juga kaya akan vitamin C, serat, kalium, dan bromelain yang baik untuk pencernaan. Tidak heran kalau banyak orang yang tertarik untuk membudidayakannya.
Berikut adalah cara budidaya nanas yang tepat agar mendapatkan panen melimpah.
1. Persiapan Lahan
Lahan yang digunakan untuk budidaya nanas harus bersih dari batu, gulma, dan tanaman lain yang tidak diperlukan. Lahan tersebut juga harus digemburkan dengan cara dicangkul atau dibajak.
2. Pembibitan
Pembibitan adalah tahap penting dalam budidaya nanas, karena menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen. Proses pembibitan nanas umumnya dilakukan dengan dua cara, yaitu secara generatif (dari biji) atau vegetatif (dari tunas batang atau stek batang).
3. Penanaman
Penanaman bibit nanas dilakukan pada awal musim hujan agar tanaman mendapatkan cukup air untuk pertumbuhannya. Proses penanaman bibit nanas bisa menggunakan pola tunggal (satu bibit per lubang) atau ganda (dua bibit per lubang).
Pola tunggal cocok untuk lahan luas dan membutuhkan jarak tanam 60 x 60 cm atau 80 x 80 cm. Sedangkan pola ganda cocok untuk lahan sempit dan membutuhkan jarak tanam 40 x 40 cm atau 50 x 50 cm.
Penanaman bibit nanas dilakukan dengan cara membuat lubang tanam dengan kedalaman 10-15 cm.
Setelah itu, bibit nanas ditanam sampai bagian pangkal batang tertimbun tanah sedalam 3-5 cm. Tanah di sekitar pangkal bibit dipadatkan agar bibit tidak mudah roboh.
4. Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman nanas meliputi penyiraman, penyiangan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemanenan.
Penerapan pemeliharaan yang baik akan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen nanas. Beberapa cara pemeliharaan nanas antara lain:
Proses penyiraman yang dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau, dengan menggunakan alat semprot atau selang. Penyiraman harus dilakukan pada pagi atau sore hari agar air tidak menguap dengan cepat.
Pemupukan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman nanas. Proses pemupukan bisa menggunakan pupuk organik atau anorganik sebanyak 3-4 kali selama masa pertumbuhan tanaman nanas.
Pengendalian hama dan penyakit dilakukan untuk mencegah kerusakan pada tanaman nanas. Hama yang sering menyerang tanaman nanas antara lain ulat penggerek batang, ulat penggerek buah, kutu daun, dan tikus.
Baca juga: Cara Budidaya Lombok Toraja yang Super Pedas
Itulah penjelasan mengenai cara budidaya nanas yang bisa dijadikan panduan agar panen menjadi melimpah. (WWN)
