Konten dari Pengguna

Budidaya Tanaman Bonsai agar Untung Selangit

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Budidaya Tanaman Bonsai. Sumber: David Yu/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Budidaya Tanaman Bonsai. Sumber: David Yu/Pexels.com

Banyak orang mengira budidaya tanaman bonsai sangat susah dan membutuhkan effort yang besar. Hal ini tidak selalu benar, karena sebenarnya merawat bonsai adalah suatu kegiatan yang mengasyikkan. Bahkan, jika terjual harga bonsai bisa selangit.

Lantas bagaimana cara merawat bonsai yang benar? Agar semakin paham, simak dalam penjelasan berikut!

Budidaya Tanaman Bonsai

Ilustrasi: Budidaya Tanaman Bonsai. Sumbe: Hugo Heimendinger/Pexels.com

Ishan Latif dalam buku berjudul Sukses dengan Budidaya Bonsai menjelaskan bahwa bonsai yang cantik dan indah membutuhkan waktu untuk membentuknya. Untuk itu, saat memutuskan budidaya tanaman bonsai harus sabar dan telaten.

Terdapat 4 ukuran bonsai, yakni bonsai miniatur yang memerlukan waktu setidaknya 5 tahun. Bonsai kecil dengan ukuran 5-15 cm membutuhkan waktu 5-10 tahun.

Bonsai sedang yang tingginya 15-30 cm dan bonsai rata-rata yang tingginya 60 cm dengan waktu 3 tahunan. Adapun inilah langkah-langkah budidaya bonsai yang bisa dicoba, yaitu:

1. Pilih Tanaman Bonsai yang Tepat

Beberapa jenis tanaman yang cocok untuk budidaya bonsai adalah pohon cemara, beringin, dan bougenville.

Memang hampir seluruh jenis tanaman dapat dijadikan bonsai, namun agar hasilnya estetik pilih yang berdaun lebat, tidak mudah gugur, berumur panjang, serta tahan dari cuaca panas.

2. Pilih Bibit yang Terbaik

Syarat bibit yang bagus untuk bonsai adalah daunnya berwarna hijau, tidak terkena hama, akarnya lateral, dan asalnya dari proses stek atau cangkok.

3. Menyiapkan Media Tanam

Tanam bonsai di dalam pot yang telah diisi kerikil kecil, pasir, dan tanah kasar. Berikan media tanam, contohnya tanah, pupuk organik, dan humus.

Gunakan tanah gunung yang warnanya cokelat atau hitam, tanah kebun, dan tanah merah. Beberapa jenis tanah ini bisa menyimpan air untuk pertumbuhan bonsai yang baik.

4. Membentuk Bonsai

Inilah bentuk-bentuk bonsai:

  • Bentuk batang tegak lurus teratur.

  • Tegak lurus tidak teratur.

  • Anak air terjun.

  • Tersapu angin.

  • Bentuk semi air terjun.

Untuk menghasilkan bentk tesebut lakukan pemangkasan dengan menyamping di bagian pangkal percabangan agar tanaman tidak mengalami kekeringan. Lakukan teknik pengawatan untuk membentuk bonsai, contohnya di ranting atau batang.

5. Merawat Bonsai

Perawatan bonsai yang perlu dilakukan adalah:

  • Pemangkasan secara rutin supaya dahan dan cabang tidak tumbuh lebat.

  • Lakukan penyiraman dengan rutin.

  • Berikan pupuk setidaknya tiga kali dalam setahun.

Demikianlah penjelasan tentang budidaya tanaman bonsai agar harganya selangit yang perlu dicoba. Semoga membantu! (eK)