Konten dari Pengguna

Budidaya Udang Vaname di Ember agar Panen Memuaskan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi udang. sumber foto pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi udang. sumber foto pixabay.com

Cara budidaya udang vaname di ember menjadi pilihan baru bagi banyak masyarakat yang tidak mempunyai lahan yang luas. Selain menghemat tempat, menggunakan ember juga lebih mudah dalam membersihkannya.

Mengutip dari buku yang berjudul Dasar Dasar Budidaya Perikanan karya Mochammad Farchan dan ‎Mugi Mulyono, udang sangat peka terhadap gas beracun sehingga apabila kotoran - kotoran masih tersisa akan sangat mengganggu perkembangannya.

Lalu seperti apa cara budidaya udang vaname di ember agar hasil panennya memuaskan? Simak selengkapnya di sini.

4 Cara Budidaya Udang Vaname di Ember

ilustrasi udang sumber foto pixabay.com

Tertarik untuk budidaya udang vaname tetapi tempat yang dimiliki sangat terbatas bukanlah akhir segalanya. Ember dapat menjadi salah satu media terbaik yang dapat dijadikan pilihan.

Berikut adalah cara budidaya udang vaname di ember dengan benar agar hasil yang didapat memuaskan.

1. Menyiapkan Tempat

Siapkan ember yang hendak dijadikan tempat membudidayakan udang vaname tersebut. Pastikan untuk membuat saluran pembuangan pada bagian bawah ember tersebut sekitar 5 cm untuk mempermudah proses pengurasan dan panen.

2. Mengisi Air

Pastikan ember sudah bersih dari kotoran, lalu isi dengan air bersih dari sumur, PDAM ataupun sungai. Pastikan bahwa air yang digunakan sudah steril dari hama penyakit dan mempunyai pH 6 – 7 dan suhunya 28°C – 30°C.

3. Memilih Benih

Tahap selanjutnya adalah menyiapkan benih udang yang sehat, dengan ciri-ciri aktif bergerak, tidak ada cacat, responsif dan memiliki ukuran yang sama. Hal ini sangat penting agar udang dapat tumbuh besar dengan ukuran yang sama dan menghindari resiko kanibal.

4. Perawatan

Setelah media siap, tebar benih secara perlahan-lahan, caranya dengan memasukkan kantong bibit kedalam air. Buka penutup kantongnya dan biarkan benih udang keluar sendiri dari dalam plastik.

Lanjutkan pemeliharaan dengan memberi makan sebanyak 2 sampai 3 kali setiap hari. Anda dapat mengatur pakan udang 40% pada pagi hari dan 60% di sore hari.

Pakan yang praktis dan efektif untuk menghasilkan panen yang maksimal adalah dengan pelet yang dapat dibeli di toko pakan ternak. Kontrol air setiap hari dan pastikan selalu dalam keadaan bersih, jika sudah keruh buang sebagian dan tambahkan air bersih.

Jika perawatan yang diberikan tepat, maka udang akan tumbuh besar dengan cepat dan dapat segera dipanen pada umur 70 hari – 90 hari. Ketika memanen, kuras air dengan lubang pembuangan sedikit demi sedikit dan ambil udang dengan jaring khusus.

Demikian cara budidaya udang vaname di ember yang dapat dicoba di daerah perkotaan atau lahan sempit.

Dengan ketekunan dan cara yang benar, bukan tidak mungkin hasil panen yang didapatkan melebihi harapan.(FRM)