Konten dari Pengguna

Budikdamber: Pengertian dan Teknik agar Sukses Melakukannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Budikdamber. Sumber : hitesh choudhary/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Budikdamber. Sumber : hitesh choudhary/Pexels.com

Budikdamber adalah metode budidaya ikan dalam ember yang sedang tren di masyarakat. Cara ini memakai sistem aquaponik sederhana atau tanpa pompa sehingga bisa menghemat lahan.

Lantas bagaimana teknik budikdamber yang benar? Untuk penjelasan lebih lanjut, pahami uraian berikut!

Pengertian Budikdamber

Ilustrasi : Budikdamber. Sumber : Piya Nimityongskul/Pexels.com

Ahmad Badawi dalam buku berjudul Wirausaha Berbasis Ilmu Pengetahuan Alam, menjelaskan bahwa teknik memelihara ikan dengan cara budikdamber bisa menghemat air, tanpa bahan kimia, serta perawatannya mudah.

Budikdamber juga bisa memperkuat ketahanan pangan, karena selain bisa beternak ikan masyarakat juga bisa menjalankan budidaya beberapa tanaman sekaligus. Lebih dari itu, cara budikdamber sangat ramah lingkungan.

Sementara itu, istilah Budikdamber muncul dari seorang dosen Budidaya Perikanan Politeknik Negeri Lampung, yaitu Juli Nursandi. Berawal dari percobaannya pada tahun 2015-2016, kemudian muncullah istilah budikdamber (budidaya dalam ember).

Juli berharap metode budikdamber ini bisa menjadi solusi pangan di Indonesia. Terlebih sistem ini bisa diadopsi bukan hanya di kawasan pedesaan, namun juga kawasan yang sulit air, kawasan padat penduduk, bahkan tempat offshore yang terkenal sulit ditanami sayuran.

Teknik Budikdamber yang Benar

Inilah beberapa teknik budikdamber yang perlu diketahui :

  1. Jenis ikan yang cocok menggunakan cara budikdamber adalah ikan patin, lele, gabus, betok, sampai gurami. Jenis ikan tersebut memiliki ketahanan oksigen rendah, jadi tetap bisa bertahan hidup meski dalam ember.

  2. Beberapa tanaman yang cocok menggunakan cara budikdamber adalah bayam, kangkung, sampai genjer. Agar tanaman semakin subur, dalam budikdamber bisa menambahkan media arang dengan dosis yang pas.

  3. Pemberian pakan ikan harus sesuai aturan agar sisa makanan bisa diminimalisir. Makanan sisa bisa membusuk dan membuat kualitas air menurun. Cukup berikan pakan 2-3 kali sehari dengan 3-4% dari keseluruhan bobot ikan dalam ember.

  4. Memperhatikan kualitas air dengan melakukan penggantian air 20-30% secara rutin sehingga kondisi ikan tetap terjaga. Gunakan probiotik dengan dosis 1 ml/liter air agar bau dalam ember bisa berkurang dan pertumbuhan mikroba tidak semakin banyak.

Demikianlah penjelasan tentang budikdamber dan tekniknya yang perlu diperhatikan agar hasilnya melimpah. Semoga membantu! (Ek)