Konten dari Pengguna

Cara Berkebun Semangka yang Baik dan Benar untuk Pemula

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara berkebun semangka yang baik dan benar, sumber foto: Taslim Haque by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara berkebun semangka yang baik dan benar, sumber foto: Taslim Haque by pexels.com

Semangka merupakan buah favorit banyak orang dan cara penanamannya tergolong mudah tanpa perlu skill khusus. Hanya saja perlu diperhatikan cara berkebun semangka yang baik dan benar agar hasil panennya maksimal.

Pada dasarnya, semangka tergolong tanaman tropis yang bisa tumbuh dengan baik di Indonesia. Pertumbuhan tanaman ini akan semakin optimal jika dimulai dengan bibit berkualitas dan perawatan yang optimal.

Dikutip dari buku Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah karya Hendro Sunarjono, simak cara terbaik berkebun semangka dalam penjelasan berikut.

Cara Berkebun Semangka yang Baik dan Benar

Ilustrasi cara berkebun semangka yang baik dan benar, sumber foto: Chris F by pexels.com

Semangka memang banyak dibudidayakan karena permintaannya selalu meningkat, bahkan bisa dibudidayakan oleh pemula. Oleh karena itu, perlu mengikuti cara berkebun semangka yang baik dan benar berikut agar menghasilkan buah yang sehat dan berkualitas.

1. Mengolah Lahan Tanam dan Membuat Bedengan

Pertama, lahan tanam harus diolah dengan membersihkan dari gulma dan rumput liar. Jika sudah bersih, baru dibuat bedengan agar air dalam tanah mudah untuk dialirkan dan kondisi lahan selalu kering.

Jangan lupa untuk menambahkan unsur hara dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang. Pembuatan lubang tanam juga diperlukan pada bedengan dengan ukuran 30×30×30 cm dan kedalamannya sekitar 8-10 cm.

2. Persiapan Bibit Semangka

Bibit semangka harus berasal berkualitas dan sehat agar kuat menghadapi perubahan cuaca dan serangan hama. Biasanya bibit semangka berasal dari biji yang harus direnggangkan dan direndam air hangat dicampur dengan bakterisida, fungisida, dan hormon tumbuh.

Setelah 30 menit direndam, biji bisa dikeringkan dan siap dipindahkan ke media semai. Biasanya bibit hasil semai baru bisa dipindahkan ke media tanam setelah 4 minggu agar lebih kuat dan tidak mudah mati.

3. Penanaman

Bibit hasil semai bisa ditanam ke lahan tanam dan dimasukkan ke dalam lubang yang sudah disiapkan sebelumnya. Namun sebelum itu, lahan perlu disiram hingga tanah sedikit gembur dan kelembapannya tetap terjaga, baru bibit dimasukkan dan ditimpa tanah.

Cara berkebun semangka yang baik dan benar memang tergolong mudah, tetapi jangan sembarangan melakukannya. Tanpa langkah-langkah yang tepat, tanaman semangka sulit tumbuh dan berkembang optimal, bahkan mudah mati terkena serangan hama.(DSI)