Konten dari Pengguna

Cara Bermain Wak-Wak Gung, Permainan Tradisional Betawi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Bermain Wak-Wak Gung, Unsplash/Jamalludin Khaer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Bermain Wak-Wak Gung, Unsplash/Jamalludin Khaer

Cara bermain Wak-Wak Gung yang merupakan permainan tradisional anak dari Betawi ini seru dan melibatkan kerjasama serta kelincahan.

Dikutip dari buku Aku Cinta Jakarta Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta untuk Sekolah Dasar Kelas 3, Titi Karyati, dkk., (81), permainan Wak-Wak Gung dapat dimainkan oleh anak laki-laki atau perempuan secara perorangan dan dapat dimainkan kapan saja.

Dahulu, anak-anak Betawi bermain Wak-Wak Gung pada malam hari terutama pada malam bulan purnama. Permainan ini sangat menyenangkan jika pemainnya berjumlah banyak dengan tempat yang luas.

Cara Bermain Wak-Wak Gung

Ilustrasi Cara Bermain Wak-Wak Gung, Unsplash/Bornil Amin

Dikutip dari buku Aku Cinta Jakarta Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta untuk Sekolah Dasar Kelas 3, Titi Karyati, dkk., (81-83), cara bermain Wak-Wak Gung adalah 2 orang anak berdiri berhadapan.

Kedua tangan 2 orang anak tersebut berpegangan di atas kepala membentuk terowongan. Keduanya menjadi bulan dan bintang. Pemain yang lain berbaris ke belakang dan memegang pundak anak yang ada di depannya. Semua pemain bernyanyi lagu ini:

Wak-wak gung

Nasinye nasi jagung

Lalapnye lalap utan

Saran gaok puun jagung

Gang ging gung

Tam tam buku

Seleret daon delime

Pate lembing pate paku

tangkep salah satu

Pit alaipit

Kuda lari kejepit sipit

Kosong kosong kosong

Isi isi isi

Sambil bernyanyi, pemain yang lain mengelilingi kedua anak yang menjadi terowongan. Saat sampai di bait terakhir, barisan masuk dan keluar hingga lagu selesai.

Termasuk cara bermain Wak-Wak gung, anak yang menjadi terowongan akan menurunkan tangannya untuk menangkap anak yang ada pada saat lagu berakhir. Anak yang tertangkap akan ditanya mau ikut bulan atau bintang.

Jika dia memilih bulan, maka dia harus berdiri di belakang anak yang menjadi bulan dan jika memilih bintang, dia berdiri di belakang anak yang menjadi bintang. Setelahnya, permainan berlanjut dan barisan anak berkeliling lapangan sambil bernyanyi kembali.

Begitulah permainan dilakukan hingga semua anak di dalam barisan tertangkap semua. Bulan dan bintang kini telah mempunyai anak buah di belakang mereka.

Bulan dan bintang melakukan suit. Kelompok yang menang akan mengambil semua anak buah kelompok yang kalah.

Kelompok yang menang menjadi induk ayam yang harus melindungi anak-anaknya sedangkan yang kalah tinggal sendiri dan menjadi burung elang (ulung-ulung).

Permainan dilanjutkan dengan mempertahankan keluarga ayam yang akan ditangkap dan dimangsa elang. Induk ayam merentangkan tangannya, anak-anak ayam memegang pundak teman di depannya dengan erat.

Burung elang berusaha memburu anak ayam dan berusaha merebutnya. Induk ayam bergerak melangkah ke kanan dan ke kiri bahkan meliuk-liuk menghalangi gerak burung elang. Anak ayam harus mengikuti gerak induknya.

Jika ada yang terlepas, elang akan menangkap dan memangsanya. Akhirnya, semua anak ayam tertangkap dan sekarang burung elang memburu induk ayam hingga induk ayam tertangkap. Jika induk ayam telah tertangkap, maka permainan selesai.

Setelah memahami cara bermain Wak-Wak gung, kini saatnya untuk mencobanya. Selain menyenangkan, permainan ini juga mengajarkan kebersamaan dan strategi. Selamat bermain! (Mey)

Baca juga: Cara Mengeraskan Play Doh agar Mudah Dibentuk