Cara Budidaya Azolla di Kolam Terpal agar Berhasil

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumput azolla mempunyai nama latin Azolla Microphylla dan merupakan tumbuhan paku air. Tanaman ini dapat dibudidayakan sendiri. Salah satunya dengan mengikuti cara budidaya azolla di kolam terpal yang terbilang cukup mudah.
Untuk tutorial lengkapnya, simak dalam pembahasan berikut ini!
Cara Budidaya Azolla di Kolam Terpal
Linus Simanjuntak dalam buku berjudul Usaha Tani Terpadu PATI (Padi, Azolla, Tiktok & Ikan) menjelaskan bahwa azolla adalah tumbuhan air penghasil makanan bagi ganggang biru yang bisa menambah dan mengubah nitrogen dari udara menjadi pupuk bagi pertumbuhannya.
Salah satu cara budidaya azolla bisa dilakukan di kolam terpal. Adapun cara yang bisa dilakukan adalah:
1. Membuat Kolam Terpal
Langkah pertama budidaya azolla di kolam terpal adalah membuat kolam terpal dengan luas 20 m persegi untuk bibit azolla sebanyak 1 kg.
Kolam terpal bisa diberikan lumpur terlebih dahulu agar mirip dengan habitat asli. Pembuatan kolam harus pada lokasi yang mendapatkan sinar matahari. Namun, saat matahari sedang terik sebaiknya kolam dilindungi dengan paranet.
2. Mengisi Media dan Air dalam Kolam
Media kolam yang bisa digunakan untuk mengisi kolam tersebut adalah kombinasi pupuk kandang, tanah, dan pupuk urea. Isikan juga air dengan ketinggian 5 cm-15 cm. Biarkan sekitar 2 minggu sampai pupuk terfermentasi dengan sempurna.
3. Menebarkan Bibit Azolla
Penebaran bibit azolla yang tepat adalah 50 gr - 70 gr per meter persegi. Kemudian diamkan kurang lebih 2 minggu, namun harus selalu memerhatikan ketinggian air. Jika air mulai surut, tambahkan air secukupnya.
4. Perawatan Azolla
Tambahkan 50 ml per meter persegi probiotik biocatfish setiap 2 hari sekali. Bukan hanya itu, pemilik bisa memberikan nutrisi menggunakan SP3615 gr per meter persegi atau 1 sendok makan.
Tambahkan juga pupuk kandang yang telah direndam air selama 2 minggu. Gunakan pupuk kandang yang telah terfermentasi lama, jika menggunakan kotoran hewan yang baru, kotoran tersebut masih mempunyai gas amonia dengan tabiat panas.
Cara menggunakan pupuk adalah 10 gr kotoran kambing campurkan dalam air dan siramkan pada 1 meter persegi kolam. Lakukan proses pemupukan seminggu sekali.
5. Panen
Azolla bisa panen dalam waktu 5 sampai 15 hari. Azolla memiliki kecepatan perkembangan per harinya sebanyak 35%. Azolla yang siap dipanen akan menumpuk di permukaan kolam.
Itulah cara budidaya azolla dalam kolam terpal yang mudah untuk dipraktikkan. (eK)
