Konten dari Pengguna

Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Sangat Mudah bagi Pemula

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Budidaya Ikan Lele di Ember. Sumber: Denise H./Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Budidaya Ikan Lele di Ember. Sumber: Denise H./Pexels.com

Ingin membudidayakan lele, tapi tidak memiliki tempat yang luas untuk kolam? Jangan bingung, kamu bisa memanfaatkan ember.

Cara budidaya ikan lele dalam ember juga sangat mudah dan hemat biaya, tapi tetap bisa menghasilkan cuan. Terlebih, kebutuhan lele di pasaran terus meningkat.

Beruntungnya lagi, ikan lele mempunyai kemampuan hidup dengan minim oksigen di air, pakannya mudah, daya tahan terhadap penyakit tinggi, bahkan lele bisa dipanen secara singkat.

Lalu, bagaimana proses budidayanya? Inilah penjelasan untuk Anda.

Cara Budidaya Ikan Lele di Ember

Ilustrasi Cara Budidaya Ikan Lele di Ember. Sumber: Anil Sharma/Pexels.com

Ishan Latif, dalam buku berjudul Budidaya Lele dalam Ember, menjelaskan bahwa pembudidayaan ikan lele dalam ember sering disebut dan disingkat sebagai budikdamber (budi daya ikan dalam ember).

Cara ini cocok diaplikasikan untuk kamu yang rumahnya di perkotaan dengan lahan yang terbatas. Cara budidayanya adalah sebagai berikut:

Bahan dan Alat

  1. Siapkan ember diameter 50 cm dengan kapasitas 80 L.

  2. Siapkan bibit.

  3. Penutup atau strimin.

  4. Keran.

  5. Filter akuarium.

Cara Pembudidayaan

  1. Lubangi bagian bawah samping ember, tujuannya sebagai saluran pembuangan. Kemudian, kamu pasang juga keran air supaya gampang melakukan pembuangan air kotor dengan teratur.

  2. Isilah ember dengan air jangan terlalu penuh sehingga lele bisa mengambil udara dengan baik.

  3. Biarkan air kurang lebih 3 hari supaya kondisinya tidak terlalu asam. Tambahkan garam dapur setengah sendok jika kondisi air masih terlalu asam. Hal ini untuk menghadirkan pH netral ikan lele.

  4. Jika pH sudah aman, masukkan benih dalam ember yang sudah kamu modifikasi. Masukkan ikan lele sekitar 60 ekor (jumlah maksimal bibit lele).

  5. Menjaga kualitas benih lele. Kamu dapat menambah filter yang digunakan pada akuarium. Hal ini bisa menjaga sirkulasi air dan oksigen yang baik.

  6. Gunakan penutup ember supaya ikan lele tidak loncat. Kemudian, letakkan ember pada lokasi yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

  7. Beri makan ikan lele 3 kali sehari. Mulai jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Berikan makanan tepat waktu agar lele tidak kelaparan dan tidak memakan lele yang lain.

  8. Harus menjaga kebersihan air karena ikan lele tidak dapat hidup di air kotor dan tidak sedap. Sebaiknya, bersihkan ember seminggu sekali.

  9. Lele bisa dipanen saat ukurannya sudah mencapai 9-12 ekor per kg. Biasanya, membutuhkan waktu 3-4 bulan.

Kesimpulannya, cara budidaya ikan lele di ember memang sangat mudah. Jika kamu menekuni cara ini dengan baik, bisa menjadi ide bisnis yang menguntungkan. Semoga bermanfaat! (EKA)