Cara Budidaya Ikan Patin yang Mudah Diikuti bagi Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara budidaya ikan patin adalah salah satu hal penting yang perlu diketahui bagi yang tertarik membudidayakan ikan patin. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mempersiapkan kolam yang bersih untuk ikan patin.
Selain itu, masih ada sederet langkah yang perlu dilakukan agar ikan patin yang dibudidayakan tumbuh dengan sehat. Cara budidaya ikan patin yang disajikan dalam artikel ini dapat dijadikan sebagai panduan untuk membudidayakan ikan patin.
Tips Budidaya Ikan Patin yang Mudah bagi Pemula
Ikan patin adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak digemari sebagai ikan budidaya. Hal ini karena ikan patin relatif lebih mudah dirawat dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Hal ini selaras dengan yang dijelaskan dalam buku berjudul Kiat Sukses Bisnis Ikan Patin yang disusun oleh Triyanto (2020: 38).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa ikan patin termasuk ikan budidaya yang mudah dalam perawatannya dibandingkan dengan ikan budidaya lainnya. Ketika akan mengelola ikan patin, perlu memperhatikan kolam yang dibuat untuk budidaya.
Kolam yang digunakan sebaiknya dibuat sebersih mungkin agar ikan dapat hidup dengan nyaman dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk tahu cara lengkapnya, berikut ini adalah cara budidaya ikan patin yang dapat diikuti dengan mudah.
Persiapkan kolam untuk budidaya yang sesuai misalnya seperti kolam terpal atau kolam jaring apung
Pilih bibit ikan patin yang memiliki kualitas terbaik. Pastikan ukuran kepala dan badan bibit seimbang, bibit ikan relatif lincah, dan bibit memiliki warna tubuh yang cerah.
Jika menggunakan kolam lumpur, sebar pupuk terlebih dahulu ke dalam kolam sebelum menyebar bibit ikan ke dalam kolam budidaya.
Isi kolam dengan air berkualitas baik. Jangan lupa perhatikan suhu air yang tidak terlalu dingin atau terlalu hangat. Suhu ideal air kolam berkisar 26 sampai 28 derajat celcius. Pastikan pula pH air berada di kisaran 6,5 sampai 7.
Setelah itu sebarkan bibit ikan patin ke dalam kolam. Pastikan tidak menyebar terlalu banyak bibit ikan dalam kolam. Hal ini dilakukan agar kondisi kolam tidak terlalu padat, sehingga membuat ikan stres dan menghambat pertumbuhan ikan.
Agar ikan patin tumbuh dengan sehat, berikan ikan patin pakan alami seperti kerang, keong, atau lainnya. Selain pakan alami, bisa juga memberikan ikan patin makanan seperti pelet yang mengandung protein dan gizi yang tinggi.
Dalam merawat ikan patin, diperlukan mengganti air kolam secara rutin, setidaknya 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Pergantian air kolam perlu dilakukan secara bertahap. Hindari mengosongkan kolam secara langsung karena dapat membuat ikan stres dan kaget karena kesulitan beradaptasi.
Selain mengganti air kolam secara berkala, pastikan ikan patin yang dibudidayakan terbebas dari penyakit yang membahayakan kesehatan ikan. Hal lain yang dapat dilakukan yakni dengan pencegahan predator dengan cara memasang lampu pada kolam.
Baca juga: Cara Memancing Ikan Patin dan Umpan yang Wajib Dipersiapkan
Demikian ulasan lengkap tentang cara budidaya ikan patin beserta cara merawatnya. Ikan patin yang dibudidayakan dapat dipanen pada usia 5 hingga 6 bulan setelah penyebaran benih. (DAP)
