Cara Budidaya Jamur Kancing di Rumah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara budidaya jamur kancing? Budidaya jamur kancing memang sedikit berbeda karena jamur kancing adalah tumbuhan yang tidak bisa menghasilkan makanannya sendiri.
Akan tetapi, jamur kancing adalah salah satu produk pertanian yang begitu populer belakangan karena rasanya yang manis dan terasa sedikit seperti daging. Banyak orang kini ingin mencoba menanam jamur kancing di rumah untuk konsumsi pribadi.
Namun, sebelum itu, mari pelajari sedikit mengenai jamur kancing. Berikut adalah sekilas info mengenai jamur kancing seperti yang telah dirangkum dari buku Cara Sukses Budidaya Jamur Kancing yang ditulis oleh Budiati.
Mengenal Jamur Kancing
Jamur kancing memiliki nama latin Agaricus bisporus. Warna jamur ini cukup beragam, mulai dari cokelat muda, krem, hingga putih.
Jamur kancing merupakan salah satu jamur favorit oleh semua orang. Sebab, jamur kancing dapat dikonsumsi dan bermanfaat bagi tubuh manusia.
Kandungan nutrisi jamur cukup lengkap, seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin B, bahkan potassium. Jamur kancing juga rendah kalori sehingga cocok untuk diet.
Ingin mencoba untuk membudidayakan jamur kancing di rumah? Maka, sebelum itu, perlu diketahui cara budidaya jamur kancing yang bisa dilakukan di rumah.
Cara Budidaya Jamur Kancing
Menurut buku Budidaya Jamur Pangan Konsumsi Lokal karya Lianah, berikut adalah cara menanam jamur kancing.
1. Mempersiapkan media tanam
Mempersiapkan kumbung atau rak untuk tempat media tanam. Bisa dibuat dari plastik atau bambu untuk menghemat biaya. Kemudian, bisa menggunakan rumbia untuk atapnya.
2. Pengomposan
Jamur tidak memiliki klorofil sehingga ia tidak bisa melakukan fotosintesis untuk memproduksi makanannya sendiri. Oleh karena itu, perlu disiapkan makanannya untuk proses tumbuh kembang jamur kancing.
Tujuan utamanya adalah untuk membentuk substrat selektif dan homogen bagi pertumbuhan jamur. Kompos bisa dibuat dari campuran air, jerami, kotoran ayam, nitrogen, dan gipsum.
3. Penanaman bibit
Penaburan bibit dilakukan saat kompos berada di suhu 25-28° C. Jumlah bibit yang ditebarkan harus memiliki hitungan per ton kompos atau untuk skala rumahan, bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Penyemprotan disinfektan juga perlu dilakukan untuk menjaga higienitasnya agar tidak terjadi kontaminasi yang bisa merugikan.
4. Inkubasi
Kompos diinkubasi dengan tujuan menumbuhkan miselium jamur pada seluruh media pupuk kompos dengan kondisi terkontrol, terutama suhu kompos, suhu ruangan, kelembapan relatif, dan konsentrasi karbon dioksida.
Inkubasi dilakukan selama 14 hari setelah penyebaran bibit hingga miselium jamur kancing bisa menyelimuti media kompos.
5. Pemasangan tanah
Lapisan tanah diletakkan di atas lapisan kompos untuk beberapa tujuan, yaitu menyuplai air, merangsang pertumbuhan tubuh buah, menjaga kondisi udara, dan sebagainya.
Beberapa jenis tanah yang bisa digunakan adalah gambut, tanah liat, dan sabut kelapa. Tanah yang baik dalam budidaya jamur harus memiliki beberapa kriteria, seperti pH, tekstur, daya memegang air, dan optimalisasi penggunaan.
6. Adul lapisan tanah
Adul adalah tindakan dengan melonggarkan lapisan tanah saat lapisan tersebut sudah ditumbuhi miselia jamur.
Caranya, yaitu dengan memasukkan jari tangan ke dalam lapisan tanah hingga batas kompos kemudian diputar ke kanan 180° dan diuraikan. Tanah diratakan kembali kemudian.
7. Pemulihan pasca adul
Setelah proses adul, benang miselium akan patah. Saat pemulihan, miselium membentuk cabang dan fragmen miselium mengalami penggabungan hingga seluruh bagian kompos terinkubasi oleh miselium.
8. Budidaya selama pemulihan
Tujuannya adalah untuk menginkubasi lapisan tanah tanpa menyebabkan terbentuknya tubuh buah sebelum waktunya (prematur). Periode ini terjadi hanya sekitar 1-3 hari.
9. Pembentukan tubuh buah
Tubuh buah dapat dibentuk dengan cara menurunkan suhu kompos untuk memberikan tekanan (stres). Caranya adalah dengan membuka ruang ventilasi 100% untuk mengurangi kandungan karbon dioksida sekaligus suhu ruangan.
Faktor yang perlu dipertimbangkan saat masa ini, yakni suhu ruangan, suhu kompos, kadar oksigen, dan kelembapan udara.
Demikian adalah cara budidaya jamur kancing yang bisa dilakukan di rumah. (SP)
