Konten dari Pengguna

Cara Budidaya Kacang Kedelai hingga Siap Panen

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara budidaya kacang kedelai. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara budidaya kacang kedelai. Foto: Pixabay

Budidaya kacang kedelai dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang bagus di Indonesia. Pasalnya, kebutuhan kacang kedelai dalam negeri selalu meningkat setiap tahunnya.

Cara budidaya kacang kedelai sendiri tidak begitu sulit, selama dilakukan dengan benar dan teratur.

Mari simak berbagai cara budidaya kacang kedelai hingga siap panen dalam ulasan di bawah ini.

Cara Budidaya Kacang Kedelai

Ilustrasi cara budidaya kacang kedelai. Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Budidaya Kacang Kedelai dan Peluang Bisnisnya oleh Arinda, kacang kedelai berasal dari China dengan nama ilmiah Glycine max L.

Kacang kedelai sudah mulai dibudidayakan sejak 2500 SM dan umumnya hidup di wilayah sub-tropis. Meski begitu, kacang kedelai juga bisa tumbuh di wilayah tropis, seperti Indonesia.

Berikut adalah beberapa cara budidaya kacang kedelai yang benar hingga siap panen.

1. Pemilihan Benih

Cara budidaya kacang kedelai yang pertama adalah pemilihan benihnya. Untuk mendapat hasil panen optimal, penting untuk memilih benih kacang kedelai berkualitas baik.

Beberapa ciri benih yang baik, antara lain memiliki ukuran besar, warna cerah, juga tahan terhadap hama dan penyakit. Pastikan juga benih tersebut berasal dari varietas unggul.

2. Persiapan Lahan

Pemilihan lahan juga perlu diperhatikan dalam budidaya kacang kedelai. Umumnya, kacang kedelai akan tumbuh subur bila ditanam pada tanah yang tekstur lempung atau pasir, memiliki pH antara 4, sampai 5,5, bersuhu sekitar 30° C, dan lain sebagainya.

Lahan tersebut juga perlu diolah terlebih dahulu dengan melakukan pembersihan, pencankgulan, serta pembuatan bedengan dan saluran air.

3. Menanam Benih

Proses menanam benih dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Buat lubang tanam kedalaman sekitar 2 cm.

  • Isi tiap lubang dengan tiga biji benih kacang kedelai

  • Tutup lubang dengan tanah

  • Siram dengan air hingga basah

4. Perawatan

Setelah proses penanaman benih, berikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kacang kedelai, yakni:

  1. Pemasangan mulsa

  2. Penyulaman

  3. Pengairan

  4. Penyiangan gulma

  5. Pemupukan

Apabila daun dan bijinya telah berubah warna menjadi kuning kecokelatan, artinya kacang kedelai sudah bisa dipanen.

Demikian pembahasan mengenai cara budidaya kacang kedelai hingga siap panen. (SP)