Cara Budidaya Kepiting Kenari sebagai Bisnis yang Menjanjikan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mencari tahu cara budidaya kepiting kenari memang perlu dilakukan jika saat ini tertarik untuk terjun ke dalam bisnis kepiting kenari.
Bisnis kepiting kenari memang masih sangat menjanjikan karena hewan ini memiliki ukuran yang besar dengan daging yang lezat melimpah juga kandungan nutrisi yang baik.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai cara budidaya kepiting kenari? Simak pembahasannya melalui artikel ini.
Cara Budidaya Kepiting Kenari
Berdasarkan buku Cara Budidaya dan Berbisnis Kepiting Kenari yang ditulis oleh Iqbal Maulana, kepiting kenari memiliki nama latin Birgus latro dan merupakan arthropoda darat terbesar di dunia.
Kepiting kenari ini biasa juga disebut kepiting kelapa. Namun, meskipun sering disebut kepiting atau ketam, faktanya hewan ini termasuk dalam jenis umang-umang.
Hewan ini juga memiliki banyak kandungan nutrisi, seperti protein, omega 3, DHA, fosfor, magnesium, zat besi, zinc, lemak, karbohidrat, vitamin A, B12, dan C.
Selain segudang manfaat, kepiting kenari diincar untuk konsumsi karena rasanya yang lezat. Namun, karena harga yang semakin mahal, maka budidaya kepiting kenari bisa menjadi salah satu solusi dengan cara sebagai berikut:
1. Pemilihan Lokasi
Pastikan untuk memilih lokasi yang luas dan teduh. Hal ini perlu karena kepiting kenari bisa tumbuh hingga 40 cm dengan bentangan kaki hingga 20 cm. Utamakan agar lokasi tersebut dekat dengan pantai dan jauh dari pemukiman atau industri.
2. Siapkan Media Ternak
Menyiapkan kandang untuk kepiting kenari dengan ukuran 1x2 meter yang terbuat dari bambu atau besi. Jangan lupa untuk memberi sekat juga atap dan sesuaikan jumlah kandang dengan rencana ternak. Lengkapi juga dengan tempat makan dan minum.
3. Siapkan Bibit Kepiting Kenari
Cari bibit kenari di pinggiran pantai saat surut yang sudah siap ternak dengan ukuran 10-15 cm. Pastikan bibit kepiting kenari dalam keadaan sehat juga bergerak aktif. Untuk memancingnya, bisa digunakan daging kelapa dan ikan rucah.
4. Perawatan
Sedangkan untuk pakan bisa diberikan potongan daging kelapa dan cincangan ikan runcah yang diberikan teratur 3 kali sehari. Kepiting dewasa bisa menghabiskan sekitar satu buah kelapa tua matang. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan kandang agar kepiting kenari tidak terserang penyakit.
5. Panen
Langkah terakhir adalah panen dan kepiting kenari bisa dipanen setelah memiliki berat sekitar 1 kg atau lebih.
Demikian adalah cara budidaya kepiting kenari sebagai bisnis yang menjanjikan. (SP)
