Cara Budidaya Matoa Dalam Pot Agar Tumbuh Subur

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Matoa merupakan tanaman yang khas dari Papua dan juga hidup di berbagai kawasan di Maluku, Sulawesi, hingga Papua New Guinea. . Cara budidaya matoa juga bervariatif, bisa secara vegetatif hingga generatif.
Agar semakin tahu cara budidayanya, simak dalam penjelasan berikut!
Cara Budidaya Matoa
Dr. Ir. H. Irdika Mansur, M.For.Sc. dalam buku berjudul Bisnis & Budidaya 18 Kayu Komersial, menjelaskan bahwa tanaman matoa termasuk dalam golongan pohon besar dengan rata-rata tingginya mencapai 18 m dan diameter rata-rata maksimum 100 cm.
Tanaman matoa mempunyai kemampuan beradaptasi yang baik meski dalam kondisi dingin maupun panas sekalipun. Pohon matoa juga tahan dengan berbagai serangan serangga yang bisa merusak buah. Adapun cara budidaya matoa adalah :
1. Mempersiapkan Bibit Matoa
Tahap awal budidaya matoa adalah menyiapkan biji matoa dari buah yang sudah tua dan mengering di pohon. Setelah itu, semai biji matoa dan biarkan hingga bibit mempunyai tinggi kurang lebih 10-15 cm dan pindahkan ke polybag yang berukuran kecil.
Pada fase ini bibit harus mendapatkan perawatan yang terbaik dengan menyiram secara rutin sampai tingginya mencapai 40-50 cm. Setelah itu baru ditanam ke tempat menanam permanen.
2. Menyiapkan Media Tanam
Siapkan pot ukuran besar dan selanjutnya persiapkan media tanam. Caranya dengan mencampur tanah gembur dengan pupuk kandang, perbandingannya adalah 2 :1.
Perlu diperhatikan, saat menanam matoa di dalam pot kemungkinan buah yang dihasilkan tidak terlalu besar. Hal ini terjadi, karena pot tidak bisa memberikan ruang tumbuh matoa secara maksimal.
3. Cara Perawatan Matoa
Beberapa perawatan untuk tanaman matoa adalah :
Melakukan penyulaman bibit jika ada bibit yang mati.
Membersihkan lahan dari berbagai rumput pengganggu yang ada di sekitar matoa.
Menyiram matoa secukupnya, terlebih jika tidak mendapatkan hujan selama berhari-hari.
Pemupukan bisa dilakukan berkala yaitu, 1 bulan sekali menggunakan pupuk kandang.
Memangkas matoa saat sudah 3 tahun masa tanam. Tujuannya supaya pohon matoa bisa menghasilkan cabang yang banyak dan buah yang dihasilkan akan lebih besar.
4. Masa Panen Matoa
Matoa biasanya akan berbuah satu kali dalam setahun dan berbunga pada bulan Juli hingga Oktober. Kemudian akan berbuah 3-4 bulan setelahnya. Sementara cara panen buah matoa adalah dengan memotong tangkai buah memakai pisau tajam atau gunting.
Demikianlah penjelasan tentang cara budidaya matoa di dalam pot yang bisa dicoba. Semoga membantu! (Ek)
