Konten dari Pengguna

Cara Budidaya Porang agar Cepat Panen

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara budidaya porang agar cepat tumbuh. Sumber foto: pexels/Mark Stebnicki.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara budidaya porang agar cepat tumbuh. Sumber foto: pexels/Mark Stebnicki.

Permintaan pemasokan porang ke pabrik maupun home industri cukup banyak. Tidak heran jika cara budidaya porang agar cepat panen diburu banyak petani.

Dikutip dalam buku Hasil Maksimal Budidaya Porang Karya Budiati, porang adalah salah satu tanaman yang digolongkan sebagai umbi-umbian.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara menanam tanaman porang agar cepat tumbuh, simak penjelasan di bawah ini.

Tips Cara Budidaya Porang agar Cepat Panen

Ilustrasi cara budidaya porang agar cepat tumbuh. Sumber foto: pexels/Bich Tran

Porang mengandung zat glucomanan yang memiliki banyak manfaat. Terutama di bidang kesehatan dan industri makanan.

Untuk meminimalisasi risiko kerugian atau kegagalan panen, simak cara-caranya berikut ini.

1. Mengetahui pH Tanah

Agar tanaman porang dapat tumbuh sehat, dan cepat panen, tanah yang cocok digunakan berjenis gembur dan subur dengan kadar pH 6-7.

Selain kualifikasi tersebut, tanah yang dibutuhkan tanaman porang yaitu memiliki kandungan organik tinggi dan bertekstur ringan hingga sedang.

2. Iklim

Tanaman porang dapat tumbuh pada ketinggian 0-700 mdpl. Namun, untuk mendapatkan kualitas optimal, disarankan untuk menanam di ketinggian 100-600 mdpl.

Pada dasarnya tanaman porang memiliki toleransi tinggi terhadap tempat teduh atau naungan. Misalnya lokasi yang berada di bawah pohon mangga, pohon kopi, mahoni, jati, dan lain sebagainya.

Agar cepat tumbuh, tingkat kerapatan naungan yang diperlukan 40 persen.

3. Pemilihan Bibit

Bibit merupakan salah satu unsur yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang porang. Bibit berkualitas memiliki tingkat pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan bibit berkualitas rendah.

Kualitas bibit porang yang berasal dari biji yaitu setiap satu buah atau tongkol menyimpan lebih dari 250 biji. Sedangkan jika bibitnya berasal dari bubil yaitu berbentuk bulat dan besar.

4. Pengendalian Hama

Penyakit yang sering dialami tanaman porang diantaranya busuk dan layu. Sedangkan hama yang sering menyerang ulat makasar orketti, belalang, dan ulat umbi araecenes dan nematoda.

Cara mengendalikannya yaitu dengan mengunakan carbofuran untuk penyerangan nematoda. Untuk pengendalian hama memakai fungisida thiodan dan basudin. Untuk pengendalian penyakit secara umum, menggunakan benlate dan fungisida ridomil.

Sedangkan untuk penyerangan dari babi hutan dan tikus tidak perlu dikhawatirkan. Karena di dalam porang mengandung kalsium oksalat yang menyebabkan gatal di tenggorokan.

Empat hal tersebut merupakan unsur penting tentang cara budidaya porang agar cepat panen yang harus diperhatikan petani atau pembudidaya. (DAI)