Cara Budidaya Sawo Duren agar Cepat Tumbuh

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara budidaya sawo duren dengan baik perlu diketahui bagi yang ingin menerapkannya di pekarangan rumah. Ada berbagai hal yang harus diperhatikan saat akan menanam sawo duren. Salah satunya dengan mempersiapkan bibit yang berkualitas.
Selain mempersiapkan bibit berkualitas, masih ada hal lain yang perlu diperhatikan dalam budidaya sawo duren agar cepat tumbuh dan berbuah lebat. Simak penjelasannya di sini.
Cara Budidaya Sawo Duren agar Cepat Tumbuh dan Berbuah Lebat
Menanam tanaman di pekarangan rumah menjadi salah satu hobi yang banyak disukai, khususnya bagi pencinta tanaman. Ada banyak sekali jenis tanaman yang dapat ditanam, salah satunya adalah tanaman buah, khususnya sawo duren.
Dikutip dari buku berjudul Health Secret of Kiwifruit yang disusun oleh Pangkalan Ide (2010: 100), sawo duren adalah salah satu jenis buah yang memiliki bentuk bulat dengan kulitnya yang halus. Disebut sawo duren karena aroma buahnya mirip dengan buah durian.
Ada dua macam sawo duren, yakni sawo duren hijau dan sawo duren merah. Buah yang juga dikenal dengan nama ilmiahnya Chrysophyllum cainito ini memiliki sebutan sawo apel karena bentuknya yang bulat seperti buah apel.
Tanaman sawo duren dapat tumbuh dengan subur di berbagai jenis dan kondisi tanah baik itu dataran rendah maupun dataran tinggi hingga ketinggian 400 MDPL.
Agar dapat tumbuh subur saat ditanam di pekarangan rumah, berikut ini adalah cara budidaya sawo duren yang dapat diikuti dengan mudah.
Siapkan benih dari buah sawo duren yang matang untuk dikecambahkan dalam kotak perkecambahan.
Setelah benih sudah memiliki 3-5 helai daun, pindahkan bibit ke media tanam yang lebih besar yaitu pot. Pastikan lokasi penanaman tidak terpapar sinar matahari langsung.
Jika bibit telah berumur sekitar 6-8 bulan, tanam bibit di media tanam yang lebih besar yaitu lahan pekarangan.
Lakukan penyiraman, pemupukan, dan penyiangan hama di sekeliling tanaman sawo duren secara rutin.
Tanaman sawo duren umumnya dapat berbuah setelah berusia 5 sampai 6 tahun setelah ditanam. Jika terlihat buah sawo duren yang sudah masak, artinya buah tersebut sudah dapat langsung dipanen.
Cara memanen buah sawo yang sudah matang bisa dilakukan dengan memetiknya langsung dari pohon dengan menggunakan gunting atau galah bambu.
Demikian cara budidaya sawo duren yang mudah untuk diikuti oleh pemula. Semoga bermanfaat. (DAP)
