Cara Budidaya Selasih agar Tumbuh Subur dan Hasilnya Melimpah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selasih dikenal sebagai salah satu campuran es, daun selasih juga sangat bisa digunakan untuk makanan dan pengobatan. Untuk mendapatkan daun selasih serta bijinya bisa menggunakan cara budidaya selasih lewat biji dan stek batang.
Lantas bagaimana caranya? Simak tutorial lengkapnya di bawah ini!
Cara Budidaya Selasih
Ayu Hapsari dalam buku berjudul Petunjuk Praktis Menanam Kemangi dan Selasih, menjelaskan bahwa tanaman selasih mempunyai kandungan gizi yang baik, mulai vitamin, air, dan berbagai kandungan yang lain.
Selasih sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah penyakit jantung. Selasih sendiri bisa ditanam dengan bijinya maupun menggunakan teknik stek batang, yaitu :
Cara Menanam dengan Biji
Memilih biji selasih yang bagus. Caranya bisa dengan membeli ke toko bunga atau bisa memetik langsung dari bunga tanaman selasih yang sudah kering.
Mempersiapkan rockwool atau media tanam hidroponik untuk menanam biji selasih. Rockwool sangat ramah lingkungan dan cara menanamnya dengan memotong rockwool bentuk dadu ukuran 1 x 1 cm kemudian lubangi.
Masukkan biji selasih pada lubang dengan mengisi 1 lubang menggunakan 3-4 biji selasih.
Taruh di instalasi sebelum masa semai. Caranya dengan meletakkan rockwool pada tempat yang gelap, tutup dengan plastik hitam, basahi rockwool menggunakan water sprayer untuk melembabkan. Jika telah tumbuh bibit taruh di bawah paparan sinar matahari.
Pindahkan pada instalasi Hidroponik DFT atau NFT. Saat selasih sudah muncul empat daun bisa dipindah ke netpot dan gunakan netpot ukuran besar. Tunggu sampai berdaun dan daun selasih siap di panen.
Cara Menanam dengan Stek Batang
Pilih batang selasih yang besar dan kuat. Kemudian masukkan dalam toples maupun wadah lain yang telah diisi air. Taruhlah pada lokasi yang teduh dan pada hari keempat akar mulai muncul serta bisa dipindahtanamkan.
Tunggu sampai muncul banyak akar dan pindah pada pot atau polybag yang sudah berisi media tanam dari campuran tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan sekam menggunakan perbandingan 1:1:1.
Penyiraman tanaman selasih yang sudah tumbuh bisa dilakukan dengan rutin setiap hari. Taruh tanaman selasih di bawah sinar matahari langsung secara rutin, jangan lupa beri pupuk cair takaran 1:1.
Ketika tinggi tanaman selasih sudah mencapai 25 cm, artinya selasih siap dipanen daunnya. Jika ingin memanen bijinya, maka tunggu selasih berbunga dan jika bunga sudah kering maka bisa diambil bijinya.
Demikianlah uraian tentang cara budidaya selasih yang mudah dipraktikkan. Semoga membantu! (Ek)
