Cara Budidaya Tanaman Keji Beling untuk Obat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat, cara budidaya tanaman keji beling atau kecibeling menjadi salah satu topik yang perlu dibahas.
Dalam artikel kali ini akan dibahas cara budidaya tanaman keji beling untuk obat yang dapat diikuti oleh siapa saja, termasuk pemula.
Cara Budidaya Tanaman Keji Beling
Tanaman keji beling atau kecibeling merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Bagian yang biasa dimanfaatkan sebagai obat sendiri adalah akar dan daun.
Dikutip dari buku Tanaman Obat karya Dhany Ardyansyah, daun kecibeling memang sudah lama digunakan sebagai obat tradisional karena memiliki zat antioksidan yang dapat menangkan radikal bebas.
Tanaman kecibeling sendiri dapat mengurangi kadar gula darah, mengobati luka lebih cepat, hingga mengobati batu ginjal. Karena itu, tak heran jika tanaman keji beling sangat sering dibudidayakan.
Cara budidaya tanaman keji beling termasuk mudah untuk dilakukan, berikut langkah-langkahnya.
1. Mempersiapkan Bibit
Bibit keji beling dapat diperoleh dengan menggunakan metode vegetatif atau stek batang. Untuk mendpaatkan hasil yang maksimal, pilihlah batang yang tidak terlalu tua atau muda.
Setelah itu, potong bagian batang keji beling dengan ukuran 10-20 cm, dan ambil sebagian daun yang sudah dipotong untuk mengurangi oksidasi pada bibit kecibeling.
2. Siapkan Wadah dan Media Tanam
Setelah bibit siap, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan wadah tanam seperti pot yang terbuat dari tanah liat. Siapkan pula media tanam yang dibuat menggunakan campuran pupuk organik dan tanah dengan perbandingan 20:80 (20 pupuk organik, 80 tanah).
3. Proses Penanaman
Jika semua sudah siap, maka segera masuk ke proses penanaman. Pertama-tama, masukkan bibit keji beling ke dalam pot yang sudah disiapkan, lalu taruh di tempat yang teduh, agar oksidasi dan penguapan kadar air di dalamnya dapat berkurang.
4. Penanaman
Perawatan merupakan hal penting saat melakukan budidaya keji beling. Lakukan penyiraman setiap hari agar akar cepat tumbuh.
Itulah cara budidaya keji beling yang dapat diikuti oleh siapa saja, termasuk pemula. Mudah bukan?
