Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak dan Perawatannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Udang vaname adalah jenis udang laut yang habitat aslinya di dasar laut dengan kedalaman hingga 72 m. Bagi yang ingin membudidayakannya, udang vaname bisa dibudidayakan di tambak. Lantas bagaimana cara budidaya udang vaname di tambak?
Untuk tutorial lebih jelas, simak uraian berikut!
Cara Budidaya Udang Vaname
Khairul Amri, S.Pi., M.Si., dalam buku berjudul Budi Daya Udang Vaname menjelaskan bahwa udang vaname di Indonesia bisa dibudidayakan di tambak. Inilah caranya:
1. Menyiapkan Tambak
Buatlah tambak dengan konstruksi tanah kedalaman 80 cm. Tambak udang vaname harus jauh dari lokasi pemukiman warga dan aman dari predator.
Lokasi tambak harus yang strategis dan tidak jauh dari akses jalan. Pastikan kondisi tanah pada tambak berpasir sehingga bagus untuk pertambakan.
2. Siapkan Tambak
Bersihkan tambak menggunakan air tawar untuk menghilangkan penyakit dan hama yang menempel.
Keringkan tambak di bawah sinar matahari dan pasang CPD (Crab Protecting Device). Hal ini bertujuan agar tambak bersih dan tidak dimasuki penyakit.
Isi air kedalaman 70-120 cm dan beri kaporit 30 ppm.
Pasangkan kincir yang berfungsi meratakan media tambak yang disebarkan dan ditabur.
Taburkan pupuk urea 10 kg/Ha dan SP 36 sebanyak 15 kg Ha hingga warna air terbentuk.
Tambahkan juga Nitrosomonas, Bacillus Subtilis, Nitrobacter, Rhodococcus, Saccaromyces, dan Rhodobacter.
3. Tebarkan Benih yang Sehat
Ciri-ciri benih udang vaname yang sehat adalah:
Bergerak aktif.
Benih mendekat ke arah cahaya.
Menentang arah arus.
Mempunyai warna transparan, kehitaman, atau kecoklatan.
Meloncat jauh saat ada kejutan.
Benih telah bersertifikat.
Mempunyai ukuran sama.
Perawatan Udang Vaname
Perawatan udang vaname yang perlu dilakukan adalah:
1. Pengelolaan Kualitas Air
Untuk mengelola kualitas air, tidak perlu membuang air. Tambahkan saja air agar menguap dan air bisa terbuang lewat central drain.
Tambahkan air tiga hari sekali, sebanyak 3-5 cm. Perhatikan juga suhu dalam tambak dan pembesaran udang terbaik ada di suhu 20 sampai 31 derajat celcius.
2. Kelola Pakan
Bibit udang yang telah disebar di tambak selam 6 jam dapat diberikan pakan remahan dan pelet. Pelet diberikan dengan cara disebar merata dengan dosis 3-10% menyesuaikan usia dan berat tubuh udang. Pakan harus diberikan sebanyak 4 kali sehari.
Itulah tutorial cara budidaya udang vaname di tambak dan perawatannya yang mudah. (eK)
