Cara Cangkok Pohon Delima yang Hasilkan Bibit Unggul Siap Tanam

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara cangkok pohon delima menjadi metode populer untuk menghasilkan bibit unggul yang siap tanam. Hal ini karena lebih cepat menghasilkan buah dibanding menanam dari biji.
Dengan metode cangkok, petani bisa memastikan bibit yang diperoleh memiliki kualitas yang baik dan siap berbuah lebih cepat.
Pohon delima (Punica granatum) terkenal bukan hanya karena buahnya yang segar, tapi juga karena manfaatnya bagi kesehatan dan keindahan yang diberikannya pada halaman rumah.
Tahap Persiapan Cangkok Pohon Delima
Sebelum memulai cara cangkok pohon delima, pilih cabang delima yang sehat, kuat, dan berumur lebih dari satu tahun.
Mengutip dari situs pertanian.go.id, cabang yang baik memiliki panjang minimal 25 cm dan diameter sekitar 1 cm agar proses cangkok berjalan efektif.
Waktu terbaik untuk melakukan cara cangkok pohon delima adalah pada bulan Februari atau Maret, saat pohon berada dalam masa dorman dan tidak aktif tumbuh.
Proses ini membantu akar lebih mudah terbentuk pada batang yang dicangkok.
Cara Cangkok Pohon Delima
Mengutip dari situs pertanian.go.id, berikut ini cara cangkok pohon delima yang mudah dan juga praktis
1. Pengupasan Kulit Cabang
Mulailah dengan mengupas kulit cabang yang telah dipilih. Buat sayatan melingkar pada cabang dengan panjang sekitar 5-10 cm dan kupas kulit hingga terlihat lapisan kayu.
Hal ini bertujuan untuk mencegah aliran nutrisi melewati area yang telah dikupas, sehingga akar baru bisa tumbuh dengan lebih mudah.
2. Pengolesan Hormon Perangsang Akar
Setelah kulit terkupas, oleskan hormon perangsang akar pada bagian yang terbuka. Hormon ini membantu mempercepat pembentukan akar pada cabang yang dicangkok.
Petani bisa mendapatkan hormon perangsang akar di toko pertanian terdekat.
3. Pembungkusan Media Cangkok
Bungkus area yang telah diberi hormon dengan media tanam seperti tanah lembab atau serbuk gergaji.
Pastikan media tetap lembab selama proses cangkok berlangsung. Gunakan plastik atau kantong cangkok untuk membungkus media, lalu ikat bagian atas dan bawahnya agar media tidak mudah kering.
4. Perawatan
Periksa kelembapan media secara rutin dan tambahkan air bila media terasa kering. Setelah 4-6 minggu, cek apakah akar sudah tumbuh cukup banyak dan kuat.
Jika sudah, potong cabang dari induknya dan bibit delima siap dipindahkan ke pot atau ke tanah.
Dengan mengikuti cara cangkok pohon delima ini, petani akan mendapatkan bibit unggul yang siap ditanam dan lebih cepat berbuah.
Pastikan pohon delima ditanam di tempat yang mendapat sinar matahari penuh agar pertumbuhannya optimal dan bisa menghasilkan buah yang berkualitas. (Echi)
Baca juga: 5 Tips Merawat Tanaman Delima agar Berbuah Lebat dan Sehat
