Cara dan Waktu Penyemaian Tanaman Hidroponik

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi, muncul sebuah metode menanam menggunakan air bernama hidroponik. Metode ini sangat ramah lingkungan dan tidak menghabiskan tempat.
Belum lagi, kualitas yang didapatkan tidak jauh berbeda dari tanaman yang ditanam menggunakan tanah. Tak heran jika banyak orang yang beralih ke metode hidroponik.
Penyemaian Tanaman Hidroponik: Cara dan Waktu
Bagi pemula yang ingin terjun ke aktivitas pertanian, mungkin sedikit bingung dengan konsep dan pengertian hidroponik. Dikutip dari buku Menanam Hidroponik miliki Siti Istiqomah, hidroponik adalah metode menanam tumbuhan dengan air sebagai pengganti tanah.
Metode ini cocok bagi yang mempunyai lahan terbatas. Ditambah kualitas yang dihasilkan jauh lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi. Namun, tidak semua tanaman bisa menggunakan metode ini.
Cara menyemai tanaman hidroponik sendiri sebenarnya tidak begitu sulit. Berikut adalah beberapa cara penyemaiannya.
1. Menyemai Bibit dengan Media Sekam Bakar
Media arang sekam bakar sangat disukai oleh para petani hidroponik. Namun, media ini cukup merepotkan karena harus dua kali bekerja setelah bibit tumbuh 4 daun. Belum lagi saat memindahkan bibit. Di mana diperlukan kewaspadaan untuk mendapat hasil maksimal.
2. Menyemai Bibit dengan Pasir
Menyemai bibit menggunakan pasir bisa dibilang cukup mudah, dan tetap mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal ini disebabkan oleh lubang pori-pori pasir yang dapat menghasilkan oksigen ketika dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan.
3. Menyemai Bibit dengan Rockwool
Teknik satu ini sangat ramah lingkungan. Karena hanya membutuhkan bahan dasar batu yang telah dibakar dengan suhu 1600 derajat celcius.
4. Menyemai Bibit dengan Kain Flanel
Kain flanel biasanya digunakan untuk bahan kerajinan. Namun, kain satu ini juga bisa digunakan untuk menyemai bibit hidroponik. Caranya siapkan kain flanel dengan ukuran 30 x 30 cm, air hangat, benih, rockwool, wadah semai, dan nampan plastik.
Lalu mulai tebar benih di kain flanel yang sudah dibasahi menggunakan air dingin. Jangan lupa juga untuk menyimpannya di tempat lembab serta jauh dari jangkauan sinar matahari.
Itulah beberapa cara dan waktu penyemaian tanaman hidroponik. Umumnya, penyemaian dengan metode hidroponik membutuhkan waktu selama 3 sampai 7 hari sampai tumbuh 3 lembar daun pertama. (RAF)
