Cara Fermentasi Sekam Padi dan Macam-macam Pemanfaatannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara fermentasi sekam padi dimulai dari tahap persiapan alat dan bahan. Persiapan tersebut merupakan tahap penting agar proses pembuatan fermentasi sekam padi dapat berlangsung secara lancar.
Ada dua alat utama yang perlu dipersiapkan untuk membuat fermentasi sekam padi, yaitu wadah fermentasi dan sarung tangan sebagai pelindung. Sedangkan bahan yang diperlukan adalah sekam padi, EM4, dan air.
Simak pembahasan mengenai cara fermentasi sekam padi beserta macam-macam pemanfaatannya dalam ulasan di bawah ini.
Cara Fermentasi Sekam Padi
Sekam padi merupakan media tanam yang banyak digunakan oleh pemilik tanaman, baik itu orang yang menanam di rumah, penjual tanaman, maupun petani. Walaupun demikian, sekam padi sebenarnya cukup berbahaya bila tidak dikelola dengan tepat.
Sekam padi dapat berbahaya bagi tanaman jika hanya digunakan secara mentah, tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Salah satu contoh bahayanya adalah dapat memuat benih sisa penggilingan.
Jika benih tersebut tumbuh, keberadaannya dapat mengancam tumbuhan lain karena sifatnya yang serupa dengan gulma. Oleh karena itu, sebelum menggunakan sekam padi, diperlukan pengolahan, baik itu dibakar maupun difermentasi.
Cara fermentasi sekam padi meliputi tahap persiapan dan pembuatan. Berikut penjelasan lengkapnya.
A. Alat
Sarung tangan
Wadah fermentasi, yakni plastik besar atau ember tertutup ukuran 10 kilogram.
B. Bahan
Sekam padi
EM4 khusus pertanian
Air bersih
C. Cara Membuat
Gunakan sarung tangan.
Campurkan 30 ml EM4 dengan 5 liter air bersih. Aduk hingga tercampur secara merata.
Setelah itu, masukkan sekam padi ke dalam wadah hingga memenuhi ¾ bagian wadah.
Siram dengan larutan EM4 secara merata, lalu tambahkan lagi ¼ sekam padi.
Siram lagi dengan larutan EM4.
Ikat plastik atau tutup ember secara rapat.
Tunggu sekitar satu bulan agar fermentasi sekam padi siap dipakai. Ciri fermentasi sekam padi yang siap pakai adalah mempunyai warna lebih gelap, ringan, lebih kering, dan halus.
Macam-Macam Pemanfaatan Sekam Padi
Pada proses pembuatan fermentasi sekam padi, EM4 mempunyai peran penting.
Mengutip dari buku Membuat Pupuk Kandang secara Cepat karya Setiawan (2011: 38), EM4 adalah kultur campuran dari mikroorganisme yang mampu mempercepat proses pengomposan pupuk kandang.
Selain itu, EM4 dapat membantu menekan aktivitas serangga hama dan mikroorganisme patogen sehingga proses fermentasi padi pun dapat berlangsung baik. Jika proses fermentasi berlangsung baik, sekam padi pun mempunyai banyak manfaat.
Beberapa contoh pemanfaatan sekam padi, yaitu:
Media tanam;
Campuran pupuk; serta
Tambahan nutrisi bagi tanaman.
Itulah berbagai cara fermentasi sekam padi dan macam-macam pemanfaatannya.
Cara fermentasi sekam padi terbilang mudah karena hanya membutuhkan lima perlengkapan. Perlengkapan tersebut meliputi sekam padi, air, EM4, wadah, dan sarung tangan. (AA)
