Konten dari Pengguna

Cara Kelelawar Tidur yang Unik dan Fakta di Baliknya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Kelelawar Tidur. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Kelelawar Tidur. Sumber: Unsplash

Cara kelelawar tidur sering kali menjadi hal yang menarik dibahas. Pasalnya, hewan nokturnal satu ini mempunyai gaya tidur yang unik.

Dikutip dari buku Ragam Perspektif Dampak Covid-19, kelelawar merupakan satwa liar yang sangat mudah beradaptasi pada lingkungan baru termasuk lingkungan tempat manusia beraktivitas dan tempat yang dihuni manusia.

Cara Kelelawar Tidur yang Unik dan Fakta di Baliknya

Ilustrasi Cara Kelelawar Tidur. Sumber: Unsplash

Kelelawar adalah hewan yang lebih banyak melakukan aktivitas di malam hari. Satu-satunya mamalia yang mampu terbang ini memiliki keunikan yaitu posisi tidur yang terbalik.

Ada berbagai alasan mengapa kelelawar tidur dengan cara terbalik, di antaranya:

1. Menghindari Predator

Cara tidur kelelawar yang terbalik juga dilakukan untuk menghindari predator. Bagi hewan satu ini, bergantung terbalik menjadi cara paling ampuh untuk melindungi diri dari predatornya, termasuk burung pada siang hari.

Terdapat fakta menarik dimana ketika kelelawar merasa terancam, mereka akan melepas ranting pohon dan dalam sekejap menghilang. Kemudian kelelawar akan bersembunyi di tempat sangat terpencil.

Kebiasaan tidur kelelawar yang terbalik juga membantu hewan ini untuk tetap aman dari pemangsa saat hibernasi atau merawat anak-anaknya. Pasalnya, pada area tinggi tempat kelelawar tidur jarang ada hewan yang dapat menjangkaunya.

2. Lebih Mudah Terbang

Berbeda dengan burung, kelelawar lebih mudah melepas ranting yang dicengkeram. Salah satu alasan mengapa kelelawar tidur terbalik adalah supaya lebih mudah terbang. Saat terbangun, kelelawar akan menjatuhkan tubuh sekitar satu meter, lalu terbang perlahan.

Meski demikian, sebagian besar kelelawar tidak dapat lepas landas dari tanah, karena membutuhkan energi dan otot yang sangat kuat. Dibandingkan lompat dan lari seperti burung, kelelawar hanya memakai otot yang sudah disesuaikan.

3. Posisi Rileks

Kelelawar cenderung merasa lebih nyaman tidur dalam posisi terbalik daripada posisi lainnya. Sebuah publikasi pada 1977 menjelaskan bahwa tulang paha kelelawar tidak cukup mampu mengatasi tekanan.

Maka dari itu kelelawar tidur dengan cara bergantung terbalik sehingga lebih memudahkan hewan satu ini daripada posisi duduk atau berdiri. Bagian tendon kelelawar juga berfungsi baik untuk posisi terbalik.

Bagian tersebut akan tetap rileks sehingga tidak menyebabkan kelelawar merasa tegang dan memakai terlalu banyak energi.

Itulah sekilas pembahasan mengenai cara kelelawar tidur beserta fakta di baliknya.(LAU)