Konten dari Pengguna

Cara Kritik Film yang Baik dan Benar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara kritik film, Pexels/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kritik film, Pexels/Tima Miroshnichenko

Menjadi seorang kritikus film bukanlah hal mudah, perlu menerapkan cara kritik film yang benar agar hasil kritikannya bagus, sesuai kenyataan, dan tidak sampai menyinggung pihak produser film sekaligus kru-kru yang terlibat.

Dikutip dari buku A to Z about Indonesian Film, Ekky Imanjaya, (2006:18), dijelaskan bahwa kritik terhadap film dapat menjadi bahan koreksi bagi produser agar filmnya menjadi lebih baik lagi.

Berdasarkan fungsi pentingnya, para kritikus film perlu membuat kritikannya benar-benar berkualitas serta memenuhi standar tertentu.

Cara Kritik Film yang Baik dan Benar

Ilustrasi cara kritik film, Pexels/Tima Miroshnichenko

Pada rangkaian cara kritik film, ada banyak komponen yang patut diperhatikan untuk bisa mengkritik film dengan baik dan benar.

Seorang kritikus harus memahami alur cerita hingga esensi dari film yang dianalisisnya. Kritik juga harus bersifat objektif dengan memperhatikan berbagai pendekatan.

Supaya lebih mudah dalam membuat kritik film dengan baik dan benar, coba perhatikan ulasan berikut:

  1. Terlebih dahulu ketahui beberapa informasi penting dari film yang akan dikritik, seperti genre, judul, sumber cerita, orang-orang yang terlibat, dan poster film.

  2. Lakukan analisis cerita yang digambarkan dalam film. Seorang kritikus wajib jeli melihat semua komponen yang ada dalam cerita , baik kelebihan maupun kekurangannya.

  3. Perhatikan beberapa faktor dalam film, mulai dari plot, karakter, efek emosional, dan ide.

  4. Perhatikan dengan teliti cerita yang ditampilkan, misalnya plot sudah masuk akal dan menarik untuk diikuti dari awal hingga akhir atau belum.

  5. Lihat sejauh mana konflik yang dihadirkan dalam film berkembang dan perhatikan juga apakah konflik tersebut membuat cerita semakin menarik atau justru membosankan.

  6. Kritikus juga perlu memperhatikan hal-hal penting lain yang bisa memengaruhi baik atau buruknya hasil akhir kritik film yang dibuat, di antaranya adalah faktor waktu, kondisi sosial, adat dan kebiasaan, editing, musik, dan efek suara.

Selain yang telah disebutkan, cara kritik film yang baik dan benar juga dapat dilakukan dengan pendekatan psikologis. Caranya yakni dengan memperhatikan gestur penonton saat film tersebut ditayangkan.

Baca juga: Cara Melihat Film yang Sudah Ditonton di Netflix dengan Mudah