Cara Memberi Makan Burung Hantu dan Porsinya yang Tepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini banyak orang menjadikan burung hantu sebagai hewan peliharaan. Pada dasarnya memelihara burung hantu tak bisa dilakukan sembarang. Pemilik harus memahami perawatan serta cara memberi makan yang tepat.
Burung ini termasuk kelompok burung buas yang aktif di malam hari dan menyukai makanan berupa daging hewan-hewan kecil seperti ikan, belalang, tikus, sampai daging ayam.
Lalu, bagaimana cara memberi makan burung hantu dan berapa porsi makan yang tepat?
Cara Memberi Makan Burung Hantu serta Porsinya
Melansir situs p2k.stekom.ac.id, burung hantu termasuk kelompok burung anggota ordo Strigiformes. Selain kerap digunakan sebagai hewan pembasmi tikus pada sektor pertanian, burung ini pun memiliki keunikan yang menjadi daya tariknya.
Beberapa di antaranya, kemampuan memutar kepala hingga 270 derajat serta mata berbentuk tabung yang tidak bisa bergerak.
Tak hanya itu, burung dengan wajah cukup menyeramkan tersebut juga mempunyai pendengaran amat kuat sehingga mampu mengetahui keberadaan mangsa di mana saja. Terlebih tak ada suara apapun yang dikeluarkan burung hantu tatkala terbang. Ini membuatnya semakin leluasa dalam memburu mangsa.
Sebelum memutuskan untuk memelihara burung hantu, pemilik harus memastikan beberapa hal seperti cara tepat memperlakukan burung, tidak memasukkanya ke dalam sangkar, tidak menjemurnya di tempat panas, serta pemberian makan yang cukup.
Berikut cara memberi makan burung hantu dan porsinya yang tepat sehingga kesehatan burung tetap terjaga.
1. Burung Hantu Besar
Pemberian pakan burung hantu besar bisa dilakukan secara langsung menggunakan tangan atau memanfaatkan kemampuan burung dalam berburu.
Dengan kata lain, meletakkan mangsa atau makanan burung di permukaan tanah atau ditaruh dalam wadah tertentu dan biarkan burung menerkamnya. Burung hantu besar dapat diberi makan dua kali sehari yaitu pada sore dan malam atau pagi dan malam.
Makanannya bisa berupa tikus putih 3-7 ekor atau burung puyuh 8-10 ekor, tergantung kebutuhannya.
Contoh burung hantu besar yaitu barn owl dan buffy fish owl.
2. Burung Hantu Sedang
Burung hantu berukuran sedang bisa diberi makan berupa tikus putih sebanyak 2-5 ekor serta pakan selingan seperti jangkrik 10-20 ekor sekali makan. Cara memberi makannya sama dengan burung hantu besar.
3. Burung Hantu Kecil
Selanjutnya ada burung hantu tipe kecil seperti jenis celepuk. Aturan pemberian pakan sama dengan burung tipe besar. Ia dapat diberi 1-2 ekor tikus putih serta 10-15 ekor pakan selingan berupa jangkrik.
Demikian cara memberi makan burung hantu serta porsinya yang tepat. Selain itu, penting diperhatikan agar selalu menyediakan pakan segar (bukan hewan mati) serta minuman guna membantu melancarkan pencernaan burung. (DN)
